Kementerian Kesehatan Puji Produk APD Hasil UMKM di Bekasi

Produk Alat Pelindung Diri (APD) buatan UMKM di Kota Bekasi dinilai memiliki kualitas bagus.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Lokasi produksi APD PT. Maselo Maju Mapan di Jalan Pahlawan, Bulak Kapal, Bekasi Timur, Kota Bekasi. 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI BARAT - Produk Alat Pelindung Diri (APD) buatan UMKM di Kota Bekasi dinilai memiliki kualitas bagus.

Kementerian Kesehatan menyebut hal tersebut diluar ekspektasi.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes Budi Sylvana, saat meninjau UMKM prosuden APD PT. Maselo Maju Mapan di Jalan Pahlawan, Bulak Kapal, Bekasi Timur, Rabu (16/12/2020).

"Kami sudah meninjau langsung produsen APD dari UMKM di Bekasi, hasilnya di luar ekspektasi dan kualitasnya bisa sebagus ini," kata Budi di Bekasi.

Budi menjelaskan, kegiatan peninjauan dilakukan untuk mengecek kualitas produk APD yang saat ini marak digunakan tenaga medis dalam penanganan pandemi Covid-19.

PT. Maselo, kata dia, salah satu produsen yang memasok kebutuhan APD di Indonesia.

Kemenkes memiliki tanggung jawab untuk memastikan hasil produk sesuai kualitas.

"Prosedur quality control sudah benar-benar dijalankan, penilaian kami di PT. Maselo ini sudah bagus kualitas yang dihasilkan," ucap Budi.

Kemenkes sendiri, kata dia, memang melakukan pendataan dan sertifikasi terhadap UMKM produsen alat kesehatan khususnya APD.

PT. Maselo yang berdomisili di Kota Bekasi merupakan satu dari sekian banyak produsen yang masuk dalam data Kemenkes dan selalu dipantau dalam produksi APD.

"UMKM di Bekasi ini salah satu yang paling baik, mulai dari jahitannya kemudian bahannya dan packaging-nya (kemasan), sudah lolos sertifikasi," tegasnya.

Budi menambahkan, peran UMKM dalam industri kesehatan sangat dibutuhkan.

Apalagi di masa pandemi seperti ini, kebutuhan APD sangat tinggi untuk menangani Covid-19.

"Kebutuhan kami cukup banyak saat pandemi. Masih terus berlangsung, 2021 kami butuh APD dalam jumlah cukup banyak. Kami berharap UMKM terus supply sehingga ini perkuat ketahanan kami di bidang kesehatan,” ujarnya.

Baca juga: Cerita Manurung Beralih Jual Tebu di Pinggir Jalan Gegara Merugi Harga Bawang Melonjak

Baca juga: Ratusan Simpatisan Berkumpul di Kantor MUI Kota Tangerang, Minta Rizieq Shihab Dibebaskan

Sementara itu, pemilik PT. Maselo Maju Mapan, Amanda (28) mengatakan, penilaian Kemenkes terhadap produk APD-nya sudah bagus dan diminta untuk mempertahankan kualitas.

"Dari Kemenkes kami diimbau untuk menjaga kualitas, sehingga kami tetap konsisten memberkan kontribusi APD," terang dia.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved