Kaleidoskop Jabodetabek 2020

Kaleidoskop 2020, Kota Depok Banjir dan Tanah Longsor Hingga Renggut 4 Nyawa 

Musibah banjir dan tanah longsor cukup menyita perhatian publik warga Depok mengawali tahun 2020. Bahkan, musibah tanah longsor merenggut 4 nyawa.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Kondisi jalan penghubung Kelurahan Pasir Putih dan Bedahan di Kecamatan Sawangan, Kota Depok, yang amblas akibat hujan deras 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM,PANCORAN MAS – Musibah banjir dan tanah longsor cukup menyita perhatian publik warga Kota Depok mengawali tahun 2020. Ada empat jiwa meninggal.

Hujan deras dengan durasi yang cukup lama memang terjadi sejak akhir malam 2019 sampai berganti ke tahun 2020.

Dampak hujan deras akhir tahun sampai Rabu (1/1/2020) pagi membuat sejumlah spot di Kota Depok kebanjiran.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunJakarta.com, banjir dan tanah longsor terpantau di kawasan Pasir Putih, Sawangan dan Taman Duta, Sukmajaya. Inilah kawasan yang kerap kebanjiran. Permukaan air menyentuh atap rumah warga. 

Banjir juga terjadi di daerah Citayam hingga merenggut nyawa seorang warga bernama Bagas Marsdianto (20).

Baca juga: Bioskop Trans TV Tayangkan The Commuter Malam Ini, Simak Sinopsis Film yang Dibintangi Liam Neeson

Korban jatuh terpeleset dan terseret arus ketika hendak mendokumentasikan banjir di permukimannya.

"Jadi di depan rumah korban itu persis kali. Nah saat itu tanggulnya jebol sehingga korban tidak sempat diselamatkan," ucap Kapolsek Bojonggede, Kompol Supriyadi, saat itu.

Banjir menyentuh atap rumah warga di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020).
Banjir menyentuh atap rumah warga di Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (1/1/2020). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Supriyadi menjelaskan, korban meninggal dunia akibat luka serius di kepala. 

Banjir juga merendam Rutan Kelas I B Cilodong dengan ketinggian 50 sentimeter.

Dari bencana alam, paling parah adalah tanah longsor di permukiman padat penduduk di kawasan Pangkalan Jati, Cinere.

Tanah longsor menimpa sebuah rumah hingga merenggut tiga korban jiwa: Rumsinah (68), Amelia (27), dan bocah inisial N (8).

Proses evakuasi jasad Amelia pun berlangsung sebelas jam, lantaran tertimbun pondasi pagar yang longsor dari atas rumahnya.

Para petugas bertaruh nyawa karena mengevakuasi korban saat hujan masih mengguyur dan berpotensi didatangi longsor susulan.

Peristiwa banjir dan tanah longsor ini menjadi perhatian khusus Forkopimda di Kota Depok.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved