Breaking News:

Virus Corona di Indonesia

28 Peserta Aksi 1812 Positif Covid-19, Kini Diisolasi di RSD Wisma Atlet Kemayoran 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan 28 orang tersebut diisolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Pihak kepolisian menyediakan posko rapid test covid-19, di dekat Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2020) siang. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Polda Metro Jaya mendata 28 peserta 'aksi 1812' positif Covid-19

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan 28 orang tersebut diisolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. 

"Ada 28 yang kami swab di Wisma Atlet. Kami sudah masukan ke sana," kata Yusri, saat dihubungi awak media, Sabtu (19/12/2020).

"Kami tunggu dari Wisma Atlet dan kami serahkan sepenuhnya di sana karena memang yang berkompeten," lanjutnya.

Yusri mengatakan, pihaknya menyerahkan seluruh hasil tes swab-nya kepada tim dokter RSD Wisma Atlet Kemayoran

"Iya, kami serahkan semuanya di sana," ujar Yusri.

Baca juga: Kisah Mursih dan Narun Tinggal di Rumah Reyot, Menderita Sakit Keras hingga Tak Tersentuh Bantuan

Baca juga: Dua Laga Tanpa Ibrahimovic, AC Milan Sulit Raih Kemenangan di Liga Italia

Baca juga: The Jakmania Ulang Tahun, Anies Baswedan Puji Kontribusi Nyata Suporter Setia Persija Jakarta

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyayangkan adanya aksi 1812.

Padahal, kata dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengimbau masyarakat agar tidak berkerumunan.

"Kami menyampaikan jangan ada kegiatan yang menimbulkan kerumunan karena berpotensi penyebaran virus," jelas Ariza, sapaannya, di Balai Kota Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Ariza pun menuturkan rapid antigen merupakan tes Covid-19 yang relevan. 

Karenanya, kata Ariza, pasien yang reaktif Covid-19 secepatnya wajib melakukan isolasi mandiri. 

"Kalau terjadi penyebaran harus diperiksa antigen atau PCR. Kalau ada yang positif langsung dibawa ke rumah sakit atau rujukan," tutur dia.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved