Breaking News:

Natal dan Tahun Baru 2020

Tekan Mobilitas Warga Saat Libur Nataru, Pemprov DKI Koordinasi dengan Wilayah Penyangga

Ahmad Riza Patria mengatakan, koordinasi dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19 yang disebabkan oleh tingginya mobilitas warga

TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Tangkapan layar saat Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menghadiri acara diskusi yang disiarkan kanal youtube BNPB Indonesia, Jumat (18/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, PESANGGRAHAN - Guna mencegah masyarakat keluar masuk Jakarta selama libur Natal dan tahun baru, Pemprov DKI tengah berkoordinasi dengan kepala daerah lain di wilayah penyangga.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, koordinasi dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19 yang disebabkan oleh tingginya mobilitas warga.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah lainnya, khususnya Banten dan Jawa Barat, termasuk Jabodetabek,” ucapnya, Minggu (20/12/2020).

Politisi Gerindra ini menyebut, upaya pencegahan Covid-19 yang dilakukan Pemprov DKI tak akan berhasil bila tidak ada dukungan daera daerah lain.

Pasalnya, tingginya mobilitas warga di Jakarta tak terlepas dari geliat masyarakat di wilayah penyangga ibu kota, seperti Tangerang, Depok, Bogor, hibgga Bekasi.

“Kami terus berkkoordinasi terkait libur panjang dan tempat hiburan, terimakasih dukungan dari Jawa Barat dan Banten, kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengurangi adanya kunjungan ke luar kota atau libur ke luar kota,” ujarnya.

Seperti diketahui, mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021, Pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat yang keluar masuk Jakarta menggunakan angkutan umum untuk melakukan rapid test antigen atau tes rapid antigen.

Aturan ini dibuat demi mencegah penularan Covid-19, khususnya di DKI Jakarta semakin meluas.

Pasalnya, penyebaran Covid-19 di ibu kota terus meroket sejak November 2020 lalu.

Baca juga: Penyegelan Diskotek New Monggo Mas, Wagub DKI Jakarta: Lapor Jika Tempat Hiburan Langgar Prokes

Baca juga: Warga Kabupaten Bekasi Antusias Ikuti Pilkades Serentak Meski di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Bocah 6 Tahun Habiskan Lebih dari Rp200 Juta demi Beli Barang di Game, Ibunda Kaget Mengira Penipuan

Bahkan, penambahan kasus Covid-19 di Jakarta mencatatkan rekor baru pada Sabtu (19/12/2020) kemarin dengan total penambahan mencapai 1.899 kasus.

Angka ini merupakan yang tertinggi sejak pandemi Covid-19 melanda ibu kota pada awal Maret 2020.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved