Polisi Usut Video Viral Bansos Terbengkalai di Gudang Cakung

Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma membenarkan bila video tumpukan paket bansos untuk warga terdampak pandemi Covid-19 berada di wilayahnya.

Tayang:
Penulis: Bima Putra | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Tumpukan paket bansos berkemas tas merah dan putih dalam video yang viral di Cakung, Jakarta Timur, Senin (21/12/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Video berdurasi 12 detik yang menampilkan tumpukan paket bantuan sosial (bansos) berkemas tas warna merah dan putih dalam satu gudang viral di media sosial.

Video dilengkapi narasi kalimat bahwa komponen tumpukan bansos dalam satu gudang di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur tersebut sudah kedaluwarsa.

"Ini numpuk expired kata temanku, diganti paket baru, berasnya sampai kuning," demikian kalimat dalam pesan broadcast yang beredar lewat grup Whatsapp.

Kapolsek Cakung Kompol Satria Darma membenarkan bila video tumpukan paket bansos untuk warga terdampak pandemi Covid-19 berada di wilayahnya.

"Memang didapati paket sembako di gudang dari pemilik tersebut. Berapa lamanya (ada di gudang) belum disebutkan, tapi untuk jumlahnya sekitar 40 ribu," kata Satria saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Total Sudah 326 Pasien OTG Covid-19 yang Berhasil Sembuh dari Wisma Makara UI

Baca juga: Dalam Sebulan Masjid di Pondok Aren Ini Sudah 3 Kali Kemalingan Kotak Amal

Baca juga: Masa Berlaku Surat Rapid Test Antigen di Bandara Soekarno-Hatta Lebih Singkat dari PCR Test

Jumlah tersebut berdasar keterangan pengelola gudang saat jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung melakukan penyelidikan di lokasi.

Selain dugaan penimbunan paket bansos, pihaknya mendalami dugaan tindak pidana UU nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

"Karena di video tersebut kondisi dari video yang viral tersebut sudah melewati masa expired. Karena juga masuk UU Perlindungan Konsumen kami langsung mengecek," ujarnya.

Satria menuturkan untuk sekarang pihaknya baru dapat memastikan bahwa narasi komponen sembako dalam paket bansos kedaluwarsa tidak benar.

Ini berdasar hasil penyelidikan sementara jajaran Unit Reskrim Polsek Cakung di gudang dan keterangan pengelola yang sudah diperiksa jadi saksi.

"Kami menggali keterangan dari pemilik paket tersebut, apa memang tujuan dari penimbunan atau memang adanya banyak paket sembako tersebut. Kita akan terus kembangkan," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved