Breaking News:

Ponsel Bocah di Warakas Dijambret saat Asik Main Game, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Aksi penjambretan di Jalan Warakas IV, Gang 16, RT 006 RW 014 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu (20/12/2020) malam

Istimewa
Ilustrasi jambret ponsel 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, TANJUNG PRIOK - Aksi penjambretan di Jalan Warakas IV, Gang 16, RT 006 RW 014 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Minggu (20/12/2020) malam, terekam CCTV.

Pelaku merampas dua unit ponsel yang sedang dimainkan oleh dua orang bocah, RK (8) dan JV (12), di depan rumah warga di alamat tersebut.

Dalam rekaman CCTV milik warga, awalnya terlihat pelaku yang mengenakan topi, jaket, dan celana hitam, berjalan bolak-balik di gang tersebut sekitar pukul 22.56 WIB kemarin malam.

Pelaku yang sudah memantau situasi sekitar kemudian berjalan perlahan menuju ke tempat RK dan JV, yang duduk berdekatan sambil memegang ponsel masing-masing.

Pelaku kemudian menghampiri kedua bocah tersebut dan tampak berbicara sebentar sebelum akhirnya merampas ponsel milik mereka.

Sesaat kemudian, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi.

Ayah RK dan JV, Jakaria (47) mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat kedua putranya sedang bermain game online di depan rumah.

Saat itu, kondisi di permukiman tersebut cenderung sepi sehingga tak ada yang mengawasi kedua bocah tersebut, sementara dirinya sedang membeli makan.

"Ternyata si anak udah dipantau, setelah dilihat situasi aman bagi si pelaku, langsung beraksi," kata Jakaria saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (21/12/2020) sore.

Baca juga: Identitas Pria yang Ditemukan Tewas Bersimpah Darah di Bekasi Utara Terungkap, Berikut Ciri-cirinya

Baca juga: Gelagat Janggal Indra dan Unyil Usai Bunuh Hilda Hidayah, Kakak Ipar Rasakan Keanehan

Baca juga: Rumah Pribadi di Tangerang Disulap Jadi Gudang Obat Terlarang, Ditemukan 49 Ribu Eximer

Setelah kejadian, RK dan JV bahkan sempat mengejar dan meneriaki pelaku.

Namun ternyata, pelaku yang merampas ponsel mereka sudah ditunggu seorang temannya di depan gang.

"Jadi pelaku naik motor. Total ada dua, ada yang menunggu di depan gang. Berarti sudah direncanakan, yang pakai motor dan satu lagi yang bertindak," kata Jakaria.

Akibat peristiwa penjambretan ini, Jakaria kehilangan dua ponsel yang selama ini sering dipakai kedua putranya tersebut.

Jika dihitung, kerugian akibat penjambretan ini mencapai Rp 3 juta.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved