Natal dan Tahun Baru 2021

Harga Daging Babi di Pasar Koja Baru Naik Jelang Natal

Harga daging babi mentah di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, naik menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Suasana di lapak penjual daging babi di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, Rabu (23/12/2020). Menjelang Natal, lapak penjual daging babi mulai diramaikan pembeli. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Harga daging babi mentah di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, naik menjelang Natal dan Tahun Baru 2021.

Kenaikan harga daging tak begitu signifikan, yakni hanya sebesar Rp 10 ribu.

Acing (40), salah satu penjual daging babi di Pasar Koja Baru menuturkan, kenaikan harga sudah terjadi beberapa hari ini.

Hal ini terjadi lantaran sebelumnya sudah ada kenaikan harga dari penyuplai daging.

Menurut Acing, harga daging babi biasa naik dari Rp 90.000 menjadi Rp 100.000 per kilogramnya.

"Kalau yang biasa itu Rp 90.000 jadi Rp 100.000, sudah naik beberapa hari ini, jelang Natal," kata Acing di lokasi, Rabu (23/12/2020).

Sementara itu, daging babi panggang atau daging babi berlemak harganya mencapai Rp 120.000 per kilogram dari yang biasanya Rp 110.000.

Meski harga daging babi naik, pembeli tidak menurun pada H-2 jelang Natal ini.

"Pembeli masih stabil ya, karena memang setiap tahun itu kalo mau Natal orang pasti nyari daging babi," ucap Acing.

Adapun pantauan di lokasi, pembeli mulai berdatangan dari pagi hingga siang ini.

Pembeli mencari daging babi yang nantinya akan dimasak untuk merayakan Natal di rumah bersama keluarga.

Diana (58), salah seorang pembeli mengatakan, dirinya rutin membeli daging babi beberapa hari menjelang Natal setiap tahunnya.

Menurut warga Cilincing tersebut, masakan daging babi menjadi favorit keluarganya untuk disantap di momen Natal.

"Setiap tahun kalau Natal itu pasti masak daging B2 (babi). Biasanya dimasak rica-rica buat dimakan sekeluarga," kata Diana di lokasi.

Hal serupa dikatakan Maria (37), seorang pembeli yang merupakan warga Koja.

Maria sengaja membeli 2 kilogram daging babi hari ini yang akan diolah menjadi santapan untuk dua sampai tiga hari ke depan.

"Memang biasanya beli 2-3 kilogram ya. Nanti makannya kan sama keluarga, biasanya habis pulang gereja makan di rumah bareng-bareng," kata Maria.

Caption: Lapak penjual daging babi di Pasar Koja Baru, Koja, Jakarta Utara, Rabu (23/12/2020).

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved