Natal dan Tahun Baru 2021
Cerita Satu Keluarga yang Jalan Ibadah Misa Natal dari Televisi: Ini Pengalaman Berharga Buat Kami
Selain tak dapat merayakan pesta karena pandemi Covid-19, mereka juga terpaksa beribadah di rumah masing-masing.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Perayaan Natal tahun 2020 berbeda dari tahun sebelumnya.
Selain tak dapat merayakan pesta karena pandemi Covid-19, mereka juga terpaksa beribadah di rumah masing-masing.
Keluarga Joseph Kanugrahan, misalnya.
Mereka tetap khusyuk mengikuti Misa Natal melalui jaringan televisi.
Beruntung, Misa Natal yang dipimpin Kardinal Ignatius Suharyo dapat disiarkan langsung stasiun televisi swasta.
Mereka memutuskan berkumpul bersama di hari Jumat untuk sama-sama mengikuti Misa.
"Ini pengalaman berharga buat kami. Pertama kalinya dalam hidup mengikuti misa Natal lewat TV," kata Kanugrahan saat dihubungi TribunJakarta.com, Jumat (25/12/2020).
Meski begitu, ibadah misa keluarga ini tetap menerapkan protokol kesehatan.
Menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan sebelum ibadah dan hanya diikuti kelurga inti saja.
Bagi Kanugrahan dan umat nasrani lainnya, merayakan hari raya melalui media televisi, bukanlah kali pertama.
Pada perayaan Paskah lalu, lanjutnya, umat juga beribadah melalui media televisi dan aplikasi online lainnya.
"Jadi keluarga sendiri sudah terbiasa. Karena setiap pekan, selalu berbibadah via online," jelas Kanugrahan yang juga pekerja swasta ini.
Meski diperbolehkan misa di gereja, Kanugrahan enggan memperbolehkan kedua orang tuanya ibadah di sana.
"Karena sudah tua. Saya khawatir kalau terjadi apa-apa," ujar Kanugrahan.