Natal dan Tahun Baru 2021
Jelang Malam Tahun Baru, Warga Berburu Bumbu dan Daging Ayam di Pasar Bukit Duri Jaksel
Pasar Bukit Duri Jakarta Selatan, terpantau ramai pengunjung menjelang malam tahun baru hari ini.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Wahyu Aji
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana
TRIBUNJAKARTA.COM, TEBET - Pasar Bukit Duri Jakarta Selatan, terpantau ramai pengunjung menjelang malam tahun baru hari ini.
Menurut pantauan TribunJakarta.com pagi ini, sekitar pukul 10.15 WIB, suasana pasar masih terlihat padat dan ramai. Hal ini diakui warga, berbeda dari hari-hari biasanya.
Menurut Ade, warga Kampung Bali Matraman Jakarta Selatan yang sering berbelanja di sini, biasanya pasar Bukit Duri dipadati pelanggan sejak pagi hingga sekitar pukul 9.00 WIB saja.
"Biasanya sih jam sembilanan ya, kalau pasar udah siang itu, jam 10an memang masih ada pedagang, pasar masih ramai, tapi gak padet. Kepadatannya sudah mulai berkurang gitu menjelang siang, Kalau ini padet. Saya sampai bingung mau belanja," kata Ade di lokasi, Kamis (31/12/2020).

Beberapa bahan pokok yang menjadi buruan warga antara lain seperti bumbu, juga daging ayam.
Untuk satu ekor ayam di Pasar Bukit Duri, Jakarta Selatan, dibandrol sekitar Rp 45 ribuan hingga Rp 60 ribuan.
"Mungkin karena banyak orang mau buat bakar-bakaran nanti malam, makanya ramai," kata Ade.
Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan batasan-batasan khusus untuk operasional tempat-tempat wisata di Jakarta guna mencegah terjadinya kerumunan saat malam pergantian tahun.
Masyarakat, diimbau tetap dirumah saja untuk mencegah penyebaran covid-19 saat libur malam tahun baru.
Ade berpendapat, ramainya pasar kali ini juga disebabkan oleh masyarakat yang hendak merayakan pergantian tahun di rumah sehingga mereka berburu bahan-bahan masakan sebagai sajian di malam tahun baru untuk dinikmati bersama keluarga.
Seperti membuat ayam bakar, atau jagung bakar.
"Ya, mungkin karena tahun baru ini semua pada merayakan di rumah," imbuhnya.
Sejumlah Tempat Wisata Tutup
Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta menutup sementara operasional beberapa tempat wisata saat malam tahun baru, tanggal 31 Desember dan 1 Januari 2021.
Penutupan ini diberlakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 ditengah libur Tahun Baru.
Tempat wisata yang ditutup pada malam tahun baru, diantaranya adalah tempat-tempat wisata favorit yang biasanya menjadi langganan lokasi liburan warga Jakarta dan sekitarnya.
Yaitu Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ancol, juga Ragunan.
Kendati begitu, masyarakat diimbau untuk melewati libur tahun baru dengan di rumah saja bersama keluarga.
Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mengumumkan akan tutup dari kunjungan publik selama 3 hari di periode natal dan tahun baru.
Diantaranya pada tanggal 25 Desember lalu, dan saat tahun baru tanggal 31 Desember hingga 1 Januari 2021 besok.
Namun bagi warga yang mau berkunjung, TMII akan kembali dibuka pada tanggal 2 Januari 2021 mulai pukul 7.00 WIB hingga 19.00 WIB.
Hal ini juga berlaku untuk Ancol. Tempat wisata favorit warga Jakarta dan sekitarnya ini akan kembali dibuka tanggal 2 Januari 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan.
Diantaranya selain dengan protokol 3 M, masyarakat juga diimbau untuk membeli tiket secara daring melalui website yang disediakan.
Namun untuk Taman Margasatwa Ragunan, baru-baru ini dikabarkan bahwa Ragunan tutup dari kunjungan publik sejak tanggal 30 Desember.
Lebih lanjut, pengelola Ragunan sendiri belum menginformasikan lebih lanjut mengenai kapan kebun binatang Ragunan kembali dibuka untuk umum.
"Dengan berat hati kami menyampaikan, bahwa sehubungan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang semakin tinggi penyebarannya, Taman Margasatwa Ragunan tutup untuk sementara bagi pengunjung mulai tanggal 30 Desember 2020 sampai batas waktu yang belum ditentukan," tulis pengumuman yang dikutip dari akun instagram @ragunanzoo.