Kaleidoskop Jabodetabek 2020 - Dikepung Banjir Awal Tahun Hingga Dinamika Penanganan Covid-19

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, korban terdampak banjir yang terjadi pada awal tahun ini mencapai 336.274 jiwa

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
Landmark kota Bekasi di Taman Jatiasih Bekasi Selatan 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Krisis kesehatan di 2020 belum juga usai akibat Pademi Covid-19, di tahun ini pula, Bekasi jadi salah satu wilayah yang dilanda banjir besar di hampir sebagian besar pemukiman.

336.274 Jiwa Terdampak Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat, korban terdampak banjir yang terjadi pada awal tahun ini mencapai 336.274 jiwa di 12 kecamatan di wilayah setempat.

"Itu secara keseluruhan yang terdampak banjir se-Kota Bekasi," kata Ketua BPBD Kota Bekasi, Haryono, Minggu (5/1/2020). 

Dia menjelaskan, banjir yang melanda beberapa hari ini sudah ditetapkan sebagai tanggap darurat bencana oleh Wali Kota Bekasi. Sebab, hampir 70 persen wilayah terdampak banjir akibat luapan air kali. 

"Hampir semuanya kena banjir di tiap kecamatan sehingga dari itu ditetapkan tanggap darurat banjir dan tanah longsor dan mulai hari Kamis, 2 Januari 2020, kemarin," ujarnya.

Dari total 12 kecamatan di Kota Bekasi, ada sebanyak 93 titik yang terdampak banjir sejak malam tahun baru 1 Januari 2020. 

Haryono mengatakan, kecamatan paling banyak terdapat titik banjir adalah Bekasi Barat dengan 16 titik disusul Bekasi Selatan dengan 11 titik. 

"Tapi dampak paling parah atau banjir paling parah dialami di Jatiasih, tepatnya di Perumahan PGP (Pondok Gede Permai), karena kedalaman banjirnya paling tinggi bisa sampai kurang lebih 6 meter," jelas dia. 

 Jembatan Besi Patal Retak

Jembatan besi di Jalan Teluk Buyung-Bambu Runcing Patal retak akibat diterjang arus Kali Bekasi, Kamis (2/1/2020). 

Jembatan yang menghubungkan kawasan Bekasi Utara dan Bekasi Timur itu kondisinya sempat tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Retakan terjadi pada badan jembatan selebar dua sentimeter dengan panjang kurang lebih dua meter. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved