Breaking News:

Natal dan Tahun Baru 2021

Rayakan Malam Tahun Baru di Depok, Petugas Bubarkan Kerumunan dan 39 Orang Jalani Rapid Tes Covid-19

Malam tadi petugas gabungan membubarkan kerumunan warga yang memadati area warung-warung emperan atau angkringan di Depok

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Satrio Sarwo Trengginas
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Petugas gabungan membubarkan warga yang berkerumun pada malam tahun baru di kawasan Grand Depok City, Jumat (1/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Peraturan untuk tidak merayakan malam tahun baru 2021 di Kota Depok, Jawa Barat, nampaknya tak terlalu dihiraukan oleh sebagian warganya.

Hal ini terbukti di kawasan Grand Depok City (GDC), malam tadi petugas gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya membubarkan kerumunan warga yang memadati area warung-warung emperan atau angkringan di pinggir jalan.

Pantauan TribunJakarta.com, warga yang kedapatan tak mengenakan masker langsung digiring ke mobil ambulans untuk menjalani rapid tes Covid-19.

Mayoritas, para pelanggar ini mengaku lupa dan tidak membawa masker.

Baca juga: Jumlah Kasus Tindak Pidana Tahun 2020 di Depok Menurun, 8 Anggota Polisi Dapat Penghargaan

Baca juga: Polisi yang Bunuh Diri di Depok Dimakamkan di TPU Tirtajaya Depok

Baca juga: Nekat Berkerumun di Depok saat Malam Tahun Baru? Petugas Gabungan Bakal Semprot Cairan Disinfektan!

“Lupa, tapi sebenarnya memang dekat sih mau ke sana doang,” ujar salah seorang pelanggar beralasan.

Dikonfirmasi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, mengatakan, ada 39 orang yang menjalani rapid tes malam tadi.

Petugas gabungan membubarkan warga yang berkerumun pada malam tahun baru di kawasan Grand Depok City, Jumat (1/1/2021).
Petugas gabungan membubarkan warga yang berkerumun pada malam tahun baru di kawasan Grand Depok City, Jumat (1/1/2021). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

“Semalam total ada sekira 39 orang yang kami bawa ke ambulans untuk rapid tes Covid-19,” kata Lienda saat dikonfirmasi, Jumat (1/1/20201).

Lienda mengatakan, malam tadi pihaknya juga mengamankan sejumlah botol minuman keras dari wilayah Sukmajaya.

“Malam tahun baru kami juga menyita sejumlah minuman beralkohol dan membawa beberapa orang untuk dirapid test. Hasil pemeriksaan mereka yang dirapid saya belum tahu,” ucap Lienda,

Terpisah, Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah, menjelaskan, ada 29 titik yang menjadi potensi kerumunan saat malam pergantian tahun.

Antisipasi pun telah dilakukan, dengan mendirikan pos yang diisi oleh personel gabungan.

Azis mengungkapkan, seluruh upaya ini dilakukan semata-mata untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Kata Azis, saat ini Kota Depok masih berstatus zona resiko tinggi (zona merah) Covid-19.

“Sementara kita ketahui bahwa Depok belum bebas pandemi, bahkan masih zona merah. Kita kurangi kegiatan masyarakat yang berpotensi berkerumun ya, keramaian dan kegiatan-kegiatan yang lain yang berpotensi menjadi semakin meluasnya penularan Covid-19," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved