Breaking News:

Perajin Tempe dan Tahu Prediksi Harga Kedelai Terus Naik Hingga Akhir Februari

Naiknya harga kedelai dari Rp 7.200 ke Rp 9.200 per kilogram yang membuat pedagang tempe tahu mogok sebagai bentuk protes

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Biro Pers Setpres/Laily Rachev
ILUSTRASI Presiden Jokowi, ditemani Wali Kota Bogor Bima Arya, berbincang dengan pedagang tempe di Pasar Bogor, Selasa (30/10/2018) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Naiknya harga kedelai dari Rp 7.200 ke Rp 9.200 per kilogram yang membuat pedagang tempe tahu mogok sebagai bentuk protes pada 1-3 Januari 2021.

Namun kenaikan harga imbas China meningkatkan impor ke Amerika Serikat sebagai satu negara produsen kedelai terbesar di dunia itu diprediksi belum berakhir.

Ketua Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta, Sutaryo memprediksi harga kedelai global terus naik hingga akhir Februari 2021.

"Karena awal Maret China sudah mengalihkan pembelian (kedelai) ke Brazil. Brazil nanti Maret baru panen, jadi sampai akhir Februari kemungkinan terus naik," kata Sutaryo saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Minggu (3/1/2021).

Menurutnya ada empat negara produsen kedelai yang menyuplai pasokan 95 persen kedelai secara global, yakni Amerika, Brazil, Argentina, dan Kanada.

Namun dari empat negara kualitas kedelai Amerika Serikat paling cocok secara global, dia mencontohkan kedelai Argentina yang kurang cocok untuk produksi tempe.

"Saya prediksi sebelum China beralih (impor) pasaran dunia enggak akan turun, bisa naik lagi. Karena secara logika bisnis barang laris masa enggak naikin. Kalau secara matematis kenaikan (kedelai) akan tembus Rp 10 ribu (per kilogram)," ujarnya.

Pun nantinya harga kedelai global bakal turun, Sutaryo memprediksi butuh waktu sedikitnya dua bulan setelah China mengalihkan pembelian dari Amerika.

Mengacu kenaikan harga kedelai global secara derastis pada tahun-tahun sebelumnya, dia mengaku pesimis harga kembali stabil di Rp 7.000 per kilogram.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved