Virus Corona di Indonesia
DKI Jakarta Belum Terima Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac dari Pemerintah Pusat
Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menyebut, Jakarta belum menerima vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria menyebut, Jakarta belum menerima vaksin Covid-19 dari pemerintah pusat.
Hal ini disampaikan Ariza saat ditemui awak media di kantornya di Balai Kota DKI Jakarta.
"Sampai saat ini kita belum terima vaksin," ucapnya singkat, Senin (4/1/2021).
Lantaran belum menerima vaksin tersebut, politisi Gerindra ini mengaku masih belum mengetahui kapan obat penawaran Covid-19 itu bakal disalurkan ke masyarakat.
Meski demikian, ia menjamin, Pemprov DKI bakal mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat terkait vaksinasi Covid-19 ini.
Di mana tahap awal vaksinasi ini diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan (nakes) di ibu kota.
"Vaksin kami mengikuti kebijakan daripada pemerintah pusat," ujarnya.
Dikutip dari Kompas.com, pemerintah pusat mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 buatan Sinovac ke sejumlah daerah.
Pengiriman vaksin tersebut mendapat pengawalan ketat dan menggunakan kendaraan khusus.
Hal itu dilakukan untuk menjamin vaksin sampai ke tempat tujuan.
Kelompok pertama yang akan disuntik adalah tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak penanganan pandemi Covid-19.
Berikut ini fakta lengkapnya:
1. Perlakuan khusus
Menurut Kabag Binopsdit II Polda Jabar Kompol Bayu Catur, vaksin Covid-19 rencananya diberangkatkan pukul 15.00 WIB dari Bio Farma ke Soekarno Hatta, Lampung, dan Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ahmad-riza-patria-senin-412021.jpg)