Breaking News:

Bukan Begal, Polisi Ungkap Kronologi dan Motif Pembacokan di Jalan Salemba Raya: Itu Dendam Pribadi

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, memastikan pelaku pembacokan di Jalan Salemba Raya bukan begal. Ini kronologi lengkapnya.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Muhammad Rizki Hidayat
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto saat diwawancarai awak media, di Stasiun Senen, Rabu (23/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, KEMAYORAN - Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, memastikan pelaku pembacokan di Jalan Salemba Raya bukan begal.

"P (pelaku pembacokan) bukan seorang begal," tegas Heru, saat diwawancarai awak media, di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021).

Namun, saat P telah melukai korbannya, berinisial S, barulah warga setempat meneriakinya sebagai begal.

"Setelah itu ada teriakan warga setempat, begal-begal," ucap Heru. 

"Itu murni dendam pribadi, pelaku bukan begal," lanjutnya. 

Heru mengatakan S merupakan calo yang menjual kabel.

"Awalnya pelaku ingin membeli penyambung kabel dengan kesepakatan awal, dua set (kabel) Rp 340 ribu," jelas Heru, saat merilis kasus tersebut, di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021).

"Namun, korban (calo penjualan kabel di Pasar Kenari) menaikkan harga menjadi Rp500 ribu," lanjut Heru.

Baca juga: Tak Percaya Hoax, P4 Siap Bantu Pemerintah Sosialisasikan Vaksin Sinovac

Setelah itu, pelaku pun sepakat membayar Rp500 ribu. Tapi penyambung kabel yang dibeli tersebut tak diberikan hari itu juga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved