Spekulasi Hilangnya Jack Ma, Dipenjara atau Mati hingga Menghebohkan Dunia
Kabar terbaru, taipan dan pendiri Alibaba Jack Ma dilaporkan tidak hilang menurut jurnalis CNBC David Faber.
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Hilangnya miliarder China, Jack Ma memunculkan beragam spekulasi.
Jagat maya pun dihebohkan dengan kabar hilangnya Jack Ma bahkan sempat trending di twitter dan mesin pencarian Google.
Kabar terbaru, taipan dan pendiri Alibaba Jack Ma dilaporkan tidak hilang menurut jurnalis CNBC David Faber.
Melansir CNBC, sebuah laporan berspekulasi tentang keberadaan Jack Ma pada Selasa (5/1/2021).
Jack Ma tidak hilang, menurut sumber yang mengetahui masalah itu.
"Dia tidak muncul, tapi dia tidak hilang," kata Faber,
"Dan akan terjadi dalam beberapa waktu."
Laporan itu tidak memberikan informasi detail tentang keberadaan Jack Ma.
Padahal, istilah 'tidak muncul' dalam literasi China memiliki banyak makna, salah satunya bisa berarti menjadi 'tahanan rumah', lapor New York Post.
Meski begitu, Partai Komunis China juga telah mengonfirmasi kabar tersebut, lapor seseorang yang mengaku bagian dari partai.
Jack Ma yang pernah menjadi guru bahasa Inggris itu juga tidak sedang mengalami konflik hukum.
Dilansir dari Sky News, seorang konsultan bisnis di Shanghai, Shaun Rein mengatakan bahwa dirinya bertemu dengan manajer Alibaba dan orang-orang yang kenal baik dengan Jack Ma.
Menurut keterangan mereka, Rein dikabarkan bahwa Jack Ma tidak sedang berada dalam konflik hukum.
"Mereka menamparnya. Dia telah belajar [dari kesalahannya] dan itulah [jawaban] mengapa dia diam selama 2 bulan terakhir."
Rein yang juga mendirikan China Market Research Group menambahkan, "Beberapa temannya mengatakan pada saya bahwa mereka tidak percaya betapa bodohnya dia."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/jackma_20180922_214531.jpg)