Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Bertambah 2.398 Pasien Positif, Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Tembus Angka 200 Ribu

Dinkes DKI mencatat ada 2.398 konfirmasi kasus positif Covid-19, dengan penambahan ini total kasus Covid-19 di Jakarta hari ini sebanyak 207.926 kasus

Freepik via Tribunnews.com
Ilustrasi Virus Corona. Dinkes DKI mencatat ada 2.398 konfirmasi kasus positif Covid-19, dengan penambahan ini total kasus Covid-19 di Jakarta hari ini sebanyak 207.926 kasus 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI mencatat, hari ini ada 2.398 konfirmasi kasus positif Covid-19 baru di ibu kota.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Dwi Oktavia menjelaskan, penambahan kasus ini berdasarkan hasil pemeriksaan 13.121 orang yang dites menggunakan metode PCR hari ini.

Dari jumlah itu, sebanyak 1.966 orang dinyatakan positif dan 11.155 lainnya negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 2.398 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 432 kasus dari 2 Laboratorium RS swasta tanggal 30 Desember 2020 yang baru dilaporkan," ucapnya, Kamis (7/1/2021).

Dengan penambahan ini, total kasus Covid-19 di Jakarta hingga hari ini telah menembus angka 200 ribu.

"Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 207.926 kasus," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima TribunJakarta.com.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 176.882 orang dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 89,5 persen.

Baca juga: Vicky Prasetyo Positif Covid-19, Dokter Ungkap Hal yang Tak Wajar, Ini Gejala yang Dialami

Sedangkan, total 3.435 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9 persen.

"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 932 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 17.382," kata dia.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,3 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,9 persen. 

Baca juga: Hati-hati Warga Jakarta, Polisi Bakal Tindak Pelanggar Prokes di Zona Merah, Pemprov Siapkan Denda

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menyebut, angka ini lebih tinggi dibandingkan ambang batas yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO).

"WHO menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved