Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Diragukan, Wagub DKI: Tak Perlu Khawatir

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warganya tak khawatir soal proses vaksinasi Covid-19.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di kantornya di Balai Kota, Senin (4/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta warganya tak khawatir soal proses vaksinasi Covid-19.

Ia menjamin, pemerintah bakal bertanggung jawab sepenuhnya bila ada efek buruk setelah proses vaksinasi.

"Terkait keraguan vaksin, tak usah khawatir. Kami pemerintah pusat dan pemda bertanggungjawab," ucapnya, Rabu (6/1/2021).

Adapun kekhawatiran ini muncul setelah pemerintah pusat memutuskan menggunakan vaksin Sinovac yang dilaporkan di sejumlah negara memiliki efektivitas rendah dibandingkan merk lain.

Meski demikian, ia menyakinkan masyarakat untuk tak perlu takut. Bahkan, ia menyebut, keamanan vaksin buatan Cina itu bakal diuji langsung oleh Presiden Joko Widodo.

"Bahkan Pak Jokowi menjadi orang yang pertama yang ingin disuntik. Jadi warga negara enggak perlu khawatir atau takut terkait vaksin," ujarnya.

Untuk mengantisipasi penolakan, Pemprov DKI telah membuat aturan terkait sanksi denda Rp 5 juta bagi warga yang menolak vaksin.

Aturan ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) no 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Covid-19 di DKI Jakarta.

Dalam Pasal 30 Perda tersebut menyebutkan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menolak untuk dilakukan pengobatan dan/atau vaksinasi COVID-19, dipidana dengan pidana denda paling banyak sebesar Rp 5.000.000.

Baca juga: Sepekan Beroperasi, Rumah Isolasi Tambahan di Hotel Pakons Tangerang Penuh Pasien Covid-19

Baca juga: Andrea Pirlo Bongkar Kunci Sukses Juventus Kalahkan AC Milan di San Siro

Baca juga: Kritik Keras Menghujani Donald Trump Terkait Demo di Gedung Capitol yang Tewaskan 1 Orang

"Kami memahami sebagian warga ada yang masih ragu. Tapi kami minta seluruh warga Jakarta bisa patuh dan taat," kata dia.

"Memang, ada beberapa yang menyampaikan menolak karena ini HAM," tambahnya menjelaskan

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved