Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Mantan Menhub Soroti ELT Sriwijaya Air SJ128 Tidak Menyala Saat Jatuh

Menteri Perhubungan (Menhub) era Presiden Abdurrahman Wahid, Budhi Muliawan Suyitno menyoroti satu hal.

SRIWIJAYA AIR VIA KOMPAS
Ilustrasi pesawat Sriwijaya Air. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ182 hilang kontak setelah takeoff dari bandara Soekarno-Hatta, pada Sabtu (9/1/2021) sore.

Pesawat dengan registrasi PK-CLC tersebut melayani rute Jakarta-Pontianak.

Data dari situs pemantau penerbangan, Flightradar24 menunjukkan pesawat take off pada pukul 14.30 LT.

Penerbangan SJ182 seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Soepadio, Pontianak.

Namun data Flightradar24 menunjukkan B737-500 Sriwijaya Air SJ182 berhenti di sekitar 11 mil laut bandara Soekarno Hatta, di atas Kepulauan Seribu.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 itu dinyatakan jatuh di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu.

Menanggapi insiden kecelakaan ini, Menteri Perhubungan (Menhub) era Presiden Abdurrahman Wahid, Budhi Muliawan Suyitno menyoroti satu hal.

Budhi menyoroti ketika Badan SAR Nasional atau Basarnas mengumumkan Emergency Locator Transmitter (ELT) SJ128 tidak menyala saat jatuh.

"Jadi ini sangat menarik karena ELT sinyalnya tidak tertangkap. Harusnya ini akan nyala ketika ada tabrakan atau tercelup air," ujarnya dalam Breaking News Kompas TV, Sabtu (9/1/2021).

Budhi menjelaskan, tidak nyalanya ELT bisa jadi objek investigasi apakah itu sudah terpasang saat terbang dan masih aktif atau sudah kadaluarsa.

Halaman
123
Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved