Rizieq Shihab Tersangka

Praperadilan Ditolak, Kuasa Hukum Rizieq Shihab Ajukan Uji Materi ke Mahkamah Konstitusi

Tersangka kasus kerumunan Rizieq Shihab akan mengajukan uji materi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Sidang putusan praperadilan Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (12/1/2021). Gugatan tersebut ditolak oleh hakim tunggal Akhmad Sahyuti 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Tersangka kasus kerumunan Rizieq Shihab akan mengajukan uji materi atau judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Langkah itu diambil setelah gugatan praperadilan penetapan tersangka Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan ditolak Hakim tunggal Akhmad Sahyuti.

"Nanti rencana saya mau mengajukan judicial review tentang kami mengadili praperadilan yaitu Hakim tunggal," kata pengacara Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah, seusai sidang putusan, Selasa (12/1/2021).

Alamsyah menyebut Hakim tunggal bertindak semaunya ketika menjatuhkan putusan.

"Hakim tunggal ini kan semau-maunya dia saja, itu tidak ada teman. Maka pendapat para ahli dikesampingkan saja. Makanya diajukan judicial review supaya diubah jadi hakim majelis, supaya dia tidak egois," ujarnya.

Sebelumnya, ia juga mengatakan vonis Hakim Akhmad Sahyuti yang menolak gugatan praperadilan Rizieq Shihab sebagai putusan sesat.

"Putusan Hakim (menolak gugatan praperadilan) ini pendapat saya menyesatkan," kata Alamsyah kepada wartawan.

Menurut Alamsyah, putusan Hakim Akhmad Sahyuti telah mengubah azas hukum. Ia menilai hal itu dilarang dalam Undang-Undang.

"Menyesatkan karena sudah mengubah azas hukum dari azas lex spesialis digabungkan dengan azas hukum generalis. Itu sebenarnya diharamkan oleh ketentuan Undang-Undang," ujar dia.

Di sisi lain, Polri akan segera melimpahkan berkas perkara kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, dengan tersangka Muhammad Rizieq Shihab kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Proses hukum selanjutnya adalah dari penyidik tentunya akan menyerahkan berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum," kata Kabid Hukum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki.

"Nanti tentunya akan diteliti dan dilaksanakan sidang terkait materi pokok perkara," tambahnya.

Hengki mengapresiasi keputusan Hakim tunggal Akhmad Sahyuti yang menolak gugatan praperadilan Rizieq Shihab.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved