Pemkot Jakarta Timur Akan Bantu Biaya Pengobatan Ichsan Bocah yang Menderita Kanker Darah

Pemkot Jakarta Timur akan membantu Ichsan Alif Mustafa (19), penderita kanker darah di Kelurahan Pondok Kopi terkait biaya pengobatan

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ichsan, penderita kanker darah saat ditemui di Jalan Bina Karya RT 4 RW 4 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Pemkot Jakarta Timur akan membantu Ichsan Alif Mustafa (19), penderita kanker darah di Kelurahan Pondok Kopi terkait biaya pengobatan hingga atasi trauma.

Ichsan, sapaannya merupakan warga di Jalan Bina Karya RT 4 RW 4 Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Sedari usia 6 tahun, anak pasangan Haryanto dan Sarti ini didiagnosis menderita kanker darah.

Sayangnya, usai orang tuanya berpisah, pengobatan Ichsan dilanjutkan oleh Marina (63), sang nenek yang berada di Pondok Kopi.

Rumah dan uang ratusan juta milik Marina sudah ia keluarkan guna penyembuhan Ichsan.

Sayangnya, hingga saat ini Ichsan tak kunjung sembuh dan hanya menjalani pengobatan herbal dengan minum ramuan Sarang Semut dari Papua.

Selain itu, Ichsan memang enggan berobat ke Rumah Sakit lantaran ia trauma karena sempat koma selama dua jam saat menjalani perawatan di Rumah Sakit secara intensif.

Baca juga: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Tangerang Terus Melonjak, Kapasitas Tempat Tidur Ditambah Lagi

Baca juga: Ichsan Penderita Kanker Darah di Pondok Kopi Akan Dapat Pemantauan dari Pihak Puskesmas

Baca juga: Mengenal KRI Rigel 933, Kapal Buatan Prancis Penemu Lokasi Black Box Sriwijaya Air SJ-182

Berprofesi sebagai pedagang gado-gado membuat Marina kesulitan memenuhi biaya pengobatan herbal Ichsan.

Pasalnya sekali memebeli obat untuk 2 sampai 3 bulan, ia harus merogoh kocek sebesar Rp 1.250.000.

Lurah Pondok Kopi, Rasikin mengatakan siap membantu biaya pengobatan warganya.

Ia mengatakan akan menggalang dana secara swadaya tiap obat Ichsan habis, baik di internal kelurahan atau di lingkungan RW 4.

"Bantuan? Kalau dari bansos ini kan mereka dapat, cuma kalau dari BST ini saya belum melihat. Sebab ini kan dari Dinsos langsung. Tapi kami siap membantu untuk obat herbal dengan swadaya. Saya ketuk juga warga disekitarnya untuk membantu. Sebab obat herbal ini juga bisa untuk berbulan-bulan. 10 kotak bisa untuk beberapa bulan," katanya di Kelurahan Pondok Kopi, Rabu (13/1/2021).

Sementara untuk trauma healing, pihaknya akan berkordinasi dengan pihak Puskesmas Kelurahan dan Puskesmas Kecamatan.

"Nanti dokter akan memberikan dengan cara teknis beliau syukur-syukur bisa dibawa ke RS. Trauma healing? Saya akan berdiskusi deng Puskemas Kecamatan Duren Sawit Bu Rita untuk konseling itu supaya dia juga ada semangat untuk sembuh," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved