Antisipasi Virus Corona di DKI

Anggota DPRD DKI Merasakan Kantuk Usai Divaksin Sinovac

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menceritakan pengalamannya disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Muhammad Zulfikar
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menceritakan pengalamannya disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Gilbert Simanjuntak divaksin sebagai tenaga kesehatan di RS Universitas Kristen Indonesia (UKI), Cawang, Jakarta Timur.

Politisi yang juga seorang epidemiolog ini divaksin di Puskesmas Cawang, Jakarta Timur pada Jumat (15/1/2021) lalu.

Ia bercerita, dirinya diminta beristirahat selama 30 menit usai disuntik untuk menunggu ada tidaknya efek samping.

"Saya agak ngantuk (setelah divaksin). Setelah 30 menit agak ngantuk," ucapnya, Sabtu (16/1/2021).

Tak hanya itu, setelah lewat masa tunggu, mantan Wakil Rektor UKI ini juga mengaku merasa kelaparan.

Padahal, biasanya Gilbert tak merasa lapar hingga pukul 12.00 WIB. Namun, kali ini baru pukul 11.00 WIB ia sudah merasa kelaparan.

Menu sarapan yang disantap Gilbert sebelum vaksinasi pun sama seperti hari-hari biasanya, yaitu telur setengah matang dan segelas susu.

"Biasanya sampai jam 12.00 WIB itu kuat, tapi kemarin jam 11.00 selesai (divaksin) itu ngantuk dan lapar," ujarnya.

Selain ngantuk dan lapar, Gilbert mengaku tak merasakan efek samping lain setelah divaksin Covid-19 hingga saat ini.

Meski sudah divaksin, Gilbert mengaku tetap was-was dan merasa kurang aman.

Pasalnya, efikasi vaksin buatan Sinovac ini hanya 65 persen, lebih rendah dibandingkan vaksin buatan Pfizer (95 persen), Moderna (94,1 persen), dan Sinopharm (79,34 persen).

"Kalau saya bisa dapat efikasi lebih tinggi, saya akan lebih memilih itu. Lebih tenang rasanya," kata dia.

Baca juga: Jasa Raharja Serahkan Santunan Ke-17 Keluarga Korban Sriwijaya Air

Baca juga: Sang Ibu Tak Henti Peluki Peti Jenazah Isti Yudha Prastika, Pramugari Korban Sriwijaya Air 

Baca juga: Tangis Sang Ayah Pecah di Depan Peti Jenazah Pramugari Korban Sriwijaya Air

Menurutnya, perasaan kurang aman ini merupakan hal yang lumrah. Sebab, efikasi vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini hanya berkisar di angka 65 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved