Breaking News:

Istri Isa Bajaj Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Tunggu Laporan Resmi: CCTV Sudah Diperiksa

Polrestro Jakarta Timur menunggu laporan istri dari komedian Isa Wahyu Prastantyo atau Isa Bajaj melaporkan kasus pelecehan seksual di Duren Sawit

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
ISTIMEWA
Jajaran Unit Reskrim Polsek Duren Sawit saat melakukan olah TKP di lokasi istri Isa Bajaj jadi korban pelecehan seksual, Senin (18/1/2021) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Jajaran Polrestro Jakarta Timur masih menunggu laporan istri dari komedian Isa Wahyu Prastantyo atau Isa Bajaj melaporkan kasus pelecehan seksual.

Setelah melakukan olah TKP kasus ekshibisionis (memperlihatkan alat vital) yang dilakukan seorang pria pengemudi motor terhadap istri Isa.

Kanit Reskrim Polsek Duren Sawit AKP Esti Budi Setyanta mengatakan pihaknya sudah mengimbau istri Isa agar membuat laporan kasus pelecehan yang terjadi.

"Kita sudah imbau agar korban segera melapor, baik ke Polsek Duren Sawit atau langsung ke Polres Jakarta Timur. Untuk melengkapi penyelidikan," kata Esti saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Senin (18/1/2021).

Merujuk hasil olah TKP awal jajaran Unit Reskrim Polsek Duren Sawit pagi tadi, menurutnya istri Isa setuju melaporkan kasus pelecehan seksual yang dialami.

Reskrim Polsek Duren Sawit saat melakukan olah TKP di lokasi istri Isa Bajaj jadi korban pelecehan seksual, Senin (18/1/2021)
Reskrim Polsek Duren Sawit saat melakukan olah TKP di lokasi istri Isa Bajaj jadi korban pelecehan seksual, Senin (18/1/2021) (istimewa)

Budi menuturkan rekaman sejumlah CCTV juga di lokasi perumahan Isa yang menyorot kejadian juga sudah diambil jadi barang bukti penyelidikan.

"Ada beberapa CCTV yang kita ambil, untuk pelat nomornya masih kita telusuri. Memang saat kejadian pada Minggu (17/1) sekira pukul 06.40 WIB itu keadaan sedang sepi," ujarnya.

Baca juga: Istri Isa Bajaj Jadi Korban Pelecehan Seksual di Duren Sawit, Polisi Beri Penjelasan

Meski dari tangkapan layar rekaman CCTV samar terlihat pelat nomor pelaku B 4828 TFZ, Budi menuturkan pihaknya masih perlu melakukan penyelidikan.

Alasannya ada kemungkinan pelat nomor yang digunakan palsu atau surat kendaraan tersebut tidak tercatat atas nama pelaku ekshibisionis.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved