Bogor Dilanda Banjir Bandang hingga Tanah Longsor, Warga Jakarta Harus Siaga?
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD M. Insaf pun memastikan, tinggi muka air (TMA) di sejumlah Pintu Air kini dalam kondisi relatif aman.
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mengklaim, banjir bandang yang terjadi di kawasan Bogor tak akan berdampak di wilayah Jakarta, meski ibu kota kerap terkena banjir kiriman dari wilayah hulu.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD M. Insaf pun memastikan, tinggi muka air (TMA) di sejumlah Pintu Air kini dalam kondisi relatif aman.
"Kalau dari informasi TMA masih aman semua," ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (19/1/2021).
Dari data TMA per 19 Januari 2021 pukul 15.00 WIB, hampir seluruh pintu air berstatus siaga 4 atau normal, seperti di pintu air Manggarai, pintu air Karet, dan Cipinang Hulu.
Hanya pintu air Pasar Ikan yang berstatus siaga 3 atau waspada dengan ketinggian muka air berada di level 180 cm.
Terkait antisipasi bencana yang mungkin terjadi imbas banjir bandang di wilayah Bogor, Insaf menyebut, BPBD bakal berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA).
Baca juga: Jadi Korban Pelecehan Seksual, Isa Bajaj dan Istri Sudah Buat Laporan Ke Mapolsek Duren Sawit
"Untuk antisipasi dikoordinasikan dengan Dinas SDA secara teknis untuk antisipasi banjir kiriman," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video saat banjir bandang menerjang warga di Kawasan Puncak Bogor menjadi viral di media sosial.
Kejadian tersebut terjadi di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Sebanyak 900 jiwa terdampak banjir bandang di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat pada Selasa (19/1/2021), pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Usai 4 Jam Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Sang Suami, Penyanyi Nindy Hanya Ucapkan Tiga Kata
Banjir bandang tersebut disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang disertai longsoran dari gunung.
"Lokasi tepatnya terjadi banjir adalah di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Selasa, (19/1/2021).
Sementara ini warga diungsikan ke rumah kerabat dan sebagian menempati Wisma PTPN 8 Gunung Mas.
"Adapun kerugian materil yang ditimbulkan masih dalam pendataan BPBD Kabupaten Bogor," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/sejumlah-warga-di-puncak-bogor-jawa-barat-terdampak-banjir-bandang.jpg)