Antisipasi Virus Corona di DKI

Ikuti Arahan Jokowi, Penutupan Gedung DPRD DKI Diperpanjang hingga 25 Januari

Masa penutupan sementara  gedung DPRD DKI Jakarta diperpanjang hingga 25 Januari 2021.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Erik Sinaga
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
ILUSTRASI. Gedung DPRD DKI Jakarta. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Masa penutupan sementara  gedung DPRD DKI Jakarta diperpanjang hingga 25 Januari 2021.

Padahal, seharusnya gedung yang terletak di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat itu mulai kembali dibuka hari ini.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, lockdown diperpanjang mengikuti aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan pemerintah pusat.

"Saya mengikuti aturan pemerintah sampai 25 Januari, saya ikuti aturan pak presiden," ucapnya, Selasa (19/1/2021).

Politisi PDIP ini menjamin, penutupan sementara ini tak akan mengganggu kinerja para anggota dewan.

Pasalnya, selama ini rapat-rapat internal bisa dilakukan secara daring.

"Kemarin saya katanya lockdown, tapi secara sistem sekretariat fungsi jalan," ujarnya di Balai Kota DKI.

Diberitakan sebelumnya, gedung DPRD DKI Jakarta ditutup sementara sejak 4 Januari 2021.

Penutupan dilakukan lantaran ada 15 orang yang bekerja di lingkungan DPRD DKI terpapar Covid-19.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi kepada awak media.

"Hari ini, DPRD DKI mulai tanggal 4 Januari sampai 18 Januari saya akan lockdown kantor DPRD," ucapnya, Senin (4/1/2021).

Baca juga: Kisah Hidup Perempuan di Kampung Pemulung Pondok Labu: Gali Lobang Tutup Lobang

Baca juga: Buat Roti Isi Cokelat Sendiri Tanpa Oven dan Mixer: Cocok Untuk Temani Santai Sambil Ngopi di Rumah

Dari 15 orang yang bekerja di lingkungan DPRD DKI, Prasetyo menyebut, tujuh diantaranya merupakan legislatif Kebon Sirih.

Sedangkan sisanya merupakan staf, Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), dan pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan Hadameon Aritonang.

"Sudah ada beberapa (yang terpapar Covid-19). Ada 7 anggota DPRD terpapar, satu Plt Sekwan, 3 PJLP, 2 staf saya, dan staf istri saya," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved