Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Indonesia

''Lucu, 17 Tahun Urus Orang Sakit Sekarang Minyak,'' Seloroh Ribka Tjiptaning Usai Tolak Vaksin

Ribka Tjiptaning santai dipindah ke Komisi VII DPR RI setelah tolak vaksin Covid-19. "Lucu, 17 tahun urus orang sakit sekarang urus minyak," kata dia.

Tangkapan layar YouTube DPR RI
Anggota Komisi IX Ribka Tjiptaning menolak vaksin Covid-19 saat rapat dengar pendapat dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di DPR RI, Selasa (12/1/2021). Kini, politikus PDIP itu santai setelah Fraksi PDIP DPR RI memindahkannya ke Komisi VII yang ruang lingkupnya energi, riset dan teknologi. 

Mantan Ketua Komisi IX ini siap membayar denda, andai Pemprov DKI Jakarta menjatuhkan sanksi kepada dirinya dan anak cucunya gara-gara menolak vaksin.

"Mendingan gua bayar. Jual mobil nggak apa-apa," tambahnya.

Baca juga: Sosok Ribka Tjiptaning Politisi PDIP Tolak Suntik Vaksin Covid-19, dokter Berdarah Biru Solo & Yogya

Menurut Ribka Tjiptaning, vaksin tidak boleh dipaksakan kepada masyarakat.

"Kalau dipaksakan pelanggaran HAM (Hak Asasi Masyarakat). Enggak boleh," ujarnya.

Ia mempertanyakan rencana vaksinasi gratis oleh pemerintah yang dinilainya tidak jelas.

Sebab, dari keempat vaksin semuanya ada harganya.

"Harganya kan macam-macam. Buat orang miskin pasti dikasih yang paling murah," katanya dengan suara keras.

Dimarahi Sekjen PDIP

Selesai rapat kerja Komisi IX DPR RI dengan Menteri Kesehatan, Ribka menceritakan dirinya dimarahi oleh Sekje PDIP Hasto Kristiyanto.

"Waktu aku Ketua Komisi IX kan aku paparin. Makanya kalau ini jangan sepenggal-sepenggal. Jadi orang salah persepsi."

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved