Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Penjelasan Tim DVI Bila Ada Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Tak Teridentifikasi

Tim Disaster Victim Identification (DVI) bakal melakukan rapat koordinasi bila nantinya ada jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 yang tidak identifikas

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Komandan DVI Kombes Hery Wijatmoko (baju hitam) saat memberi keterangan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (17/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tim Disaster Victim Identification (DVI) bakal melakukan rapat koordinasi bila nantinya ada jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 yang tidak teridentifikasi.

Komandan DVI Pusdokkes Polri Kombes Hery Wijatmoko mengatakan rapat koordinasi tersebut melibatkan Basarnas, Kementerian Perhubungan, dan pihak lainnya.

"Terutama dengan maskapai, Dirjen Perhubungan Darat, dan dari Basarnas. Kami akan merapatkan sebelum membuat keputusan (penanganan jenazah tak teridentifikasi)," kata Hery di RS Polri Kramat Jati, Selasa (19/1/2021).

Dalam rapat koordinasi tersebut Tim DVI bakal menyampaikan fakta hasil proses identifikasi korban yang dimulai sejak Senin (11/1/2021) lalu.

Setelahnya baru ditentukan penanganan jenazah korban Sriwijaya Air tidak teridentifikasi, apa dilakukan pemakaman massal atau penanganan lainnya.

"Pertanyaan (penanganan jenazah tak teridentifikasi) ini sudah kali berapa kali ditanyakan keluarga kepada kami (Tim DVI). Jadi ada beberapa kriteria (jenazah tidak teridentifikasi)," ujarnya.

Hery menuturkan kriteria pertama jenazah ditemukan saat proses pencarian Tim SAR gabungan namun tidak teridentifikasi oleh Tim DVI karena sejumlah hal.

Baca juga: Pria Disebut Lebih Rentan Terpapar Covid-19 Dibanding Wanita? Ini Fakta Sebenarnya

Alasannya meski identifikasi lewat DVI dilakukan lewat tiga parameter yakni sidik jari, gigi, dan DNA tapi prosesnya sangat bergantung pada kondisi jenazah.

Dalam kasus kecelakaan kondisi jenazah tak hanya sulit teridentifikasi karena terdampak kecelakaan, tapi juga lokasi yang mempengaruhi kondisi jenazah.

Halaman
123
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved