Ular Sanca Belum Ditemukan, Petugas Keamanan SDN Lubang Buaya 04 Mulai Khawatir

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat ular sanca batik sepanjang 3 meter keluar dari salah satu ruang kelas melalui jendela.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Nur Indah Farrah Audina
Jayadi, petugas keamanan SDN Lubang Buaya 04, Jakarta Timur saat menunjukan lokasi yang dilalui ular sanca batik sepanjang 3 meter 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Petugas kemanan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lubang Buaya 04, Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur kini merasa khawatir.

Pasalnya, Ular Sanca sepanjang 3 meter belum ditemukan.

Berbekal rekaman kamera CCTV, pihak SDN Lubang Buaya 04 meminta bantuan evakusi ke pihak pemadam kebakaran.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat ular sanca batik sepanjang 3 meter keluar dari salah satu ruang kelas melalui jendela.

Di dorong menggunakan kepalanya, jendela tersebut terbuka dan ular segera melata ke tembok belakang sekolah.

Naas, hingga hari ke tiga pencarian, baik damkar maupun petugas keamanan tak menemukan keberadaan ular tersebut.

"Damkar evakuasi 2 hari di sini. Kemudian saya lakukan evakuasi lagi sampai tadi pagi jam 01.00 WIB. Itu saya menemukan kotoran dan kulit ularnya saja," kata Jayadi, satu diantara petugas keamanan di lokasi, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Ular Sanca Sepanjang 3 Meter Terekam CCTV Berada di Lingkungan SDN 04 Lubang Buaya

Baca juga: Hasil Thailand Open 2021: Melaju ke Babak 16 Besar, Ahsan/Hendra Akan Melawan Pramudya/Yeremia

Baca juga: Hasil Thailand Open 2021: Bangganya Wakil India Bermain Kesakitan Bisa Kalahkan Jonatan Christie

Kini, Jayadi mengaku khawatir terhadap keselamatan ia dan rekannya yang bertugas sebagai penjaga sekolah.

Pasalnya beberapa hari sebelumnya, 6 dari 8 kucing milik penjaga sekolah sempat hilang dan diduga dimakan oleh ular tersebut.

"Sekarang ya khawatir karena belum ketemu. Khawatir sama keselamatan diri sendiri dan teman-teman. Tapi antisipasinya sudah pakai kapur barus karena kata pihak Damkar ular tidak suka terhadap wangi-wangian," tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved