Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

35 dari 47 Jenazah Korban Sriwijaya Air yang Teridentifikasi Sudah Diserahkan ke Pihak Keluarga

Hingga Kamis (21/1) pukul 17.00 WIB Tim DVI berhasil mengidentifikasi 47 dari total 62 penumpang Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Tampak Instalasi Forensik RS Polri Kramat Jati lokasi penyerahan jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182, Jakarta Timur, Kamis (21/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyerahkan tiga jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 kepada pihak keluarga pada Kamis (21/1/2021).

Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan ketiga jenazah tersebut diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan setelah teridentifikasi.

"Atas nama Yulian Andika, Teofilus Uladari, dan Faisal Rahman. Jadi keseluruhan total jenazah yang diserahkan ke pihak keluarga sebanyak 35 korban," kata Rusdi di RS Polri Kramat Jati, Kamis (21/1/2021).

Jenazah Yulian Andika dan Teofilus Uladari sebelumnya teridentifikasi pada Rabu (20/1), sementara jenazah Faisal Rahman teridentifikasi pada Selasa (19/1).

Hingga Kamis (21/1) pukul 17.00 WIB Tim DVI berhasil mengidentifikasi 47 dari total 62 penumpang Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang dilaporkan hilang.

"Sampai 17.00 WIB ini Tim DVI menerima 324 kantong jenazah (berisi bagian tubuh korban) dan 264 kantong properti (berisi barang pribadi yang dikenakan korban saat kecelakaan)," ujarnya.

Baca juga: TP3 Klaim Tak Bersenjata, Pembunuhan 6 Laskar FPI Diduga Telah Direncanakan

Jumlah kantong jenazah dan kantong properti hasil evakuasi Tim SAR di perairan Kepulauan Seribu itu tidak bertambah bila dibanding pukul 09.00 WIB tadi.

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Handayani Ningrum menuturkan dari total 47 korban yang teridentifikasi, 31 akta kematian sudah diserahkan.

Baca juga: Saat Istri Sedang Berjuang Lawan Covid-19, Mantan Anggota DPRD Senior Cabuli Anak Kandung

"Total dokumen yang diserahkan ada 31 dokumen, yang belum diserahkan 15, tapi 11 (dokumen akta kematian) masih menunggu keputusan keluarga," tutur Ningrum.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved