Komika Rigen Umumkan Motor Adiknya Dicuri di Pondok Aren, Begini Kronologinya

Rigen juga mengunggah rekaman CCTV saat motor adiknya itu tengah dibawa kabur pelaku.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Tangkapan gambar Instagram story @rigensih, Rabu (21/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Pelawak tunggal atau komika Rigen Rakelna, mengumumkan melalui postingan Instagram Story bahwa sepeda motor adiknya baru saja dicuri di rumahnya di bilangan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (21/1/2021).

Rigen juga mengunggah rekaman CCTV saat motor adiknya itu tengah dibawa kabur pelaku.

"Tadi subuh motor adek saya Kemalingan di daerah Pondok Kacang Barat motornya genio warna hitam platnya B 6132 VUH."

"Bagi siapapun yang melihat motor atau malingnya mohon infokan ke saya ya," tulis Rigen.

Tangkapan gambar rekaman CCTV pencurian motor di bilangan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (21/1/2021).
Tangkapan gambar rekaman CCTV pencurian motor di bilangan Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (21/1/2021). (ISTIMEWA)

TribunJakarta.com menghubungi Syahrul Ardiansyah, pemilik motor yang dimaling tersebut.

Syahrul mengaku sebagai adik iparnya Rigen.

"Saya adik iparnya Bang Rigen, saudaranya istri," ujar Syahrul.

Melalui sambungan telepon, Syahrul menceritakan kronologi motornya dicuri.

"Kejadian itu kemarin pagi jam sekitar jam 03.30 WIB. Iya di CCTV, saya kan posisi tidur jadi enggak tahu," ujar Syahrul, Kamis (21/1/2021).

Terlihat pada rekaman CCTV, seorang pria mengenakan celana pendek oranye dan kaos hijau serta memakai buff masuk ke dalam pelataran rumah dengan cara membobol gembok hanya dengan.

Tidak sampai empat menit, motor baru yang dikunci stang itu berhasil diakali hingga bisa distarter dan dibawa kabur.

Setelah diperhatikan, Syahrul mengatakan, pelakunya tidak seorang diri, melainkan ada seorang pria lain yang menunggu di luar pagar.

"Kalau saya lihat berulang-ulang ada dua orang sih. Ada dua orang sebenarnya. Satu jaga di luar. Kalau motor sih memang kunci stang," ujarnya.

Syahrul heran, pagar rumahnya yang dikunci menggunakan gembok bisa dengan mudah dibobol. 

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved