Hindari Pencemaran, Minyak Jelantah Bekas Bisa Diolah Jadi Barang Bermanfaat di Rumah

Siapa kira minyak jelantah bekas bisa dimanfaatkan kembali menjadi barang berguna lain dan tentunya mengurangi pencemaran lingkungan.

Editor: Elga H Putra
ISTIMEWA
Lilin yang dibuat dari bahan dasar minyak jelantah bekas. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Siapa kira minyak jelantah bekas bisa dimanfaatkan kembali menjadi barang berguna lain dan tentunya mengurangi pencemaran lingkungan.

Tanpa sadar bila dibuang begitu saja, maka minyak jelantah menjadi limbah yang mencemari lingkungan hidup.

Padahal limbah rumah tangga ini diproduksi hampir setiap hari karena aktivitas keseharian tidak pernah lepas dari kegiatan memasak.

Berawal dari hal ini, Alfamart berkolaborasi dengan penggiat Bank Sampah Tri Alam Lestari mengadakan webinar bertajuk Pengolahan Limbah Minyak Jelantah menjadi Sabun Cuci dan Lili.

“Minyak goreng bekas pakai biasanya langsung dbuang begitu saja, padahal sebenarnya bisa dimanfaatkan kembali salah satunya menjadi lebih bernilai” ujar Menik, Pendiri Bank Sampah Tri Alam Lestari, Senin (25/1/2021).

Tujuan webinar ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada peserta yang mayoritas adalah ibu rumah tangga untuk mengolah limbah minyak jelantah menjadi barang bernilai lebih sekaligus upaya mengurangi dampak lingkungan akibat limbah.

"Langkah menyelamatkan lingkungan dari efek buruk limbah bisa dilakukan sedari dini di tingkat rumah tangga seperti ini," jelas Hadi Susianto, Branch Manager Alfamart Cikokol.

Walaupun digelar secara online, para peserta antusias mengikuti webinar sembari mempraktekan dirumah mereka masing-masing.

“Mereka semangat mengikuti instruksi dari narasumber dan diakhir acara, para peserta menampilkan hasil karya sabun cuci dan lilin mereka," kata dia.

Bagi Anda yang ingin mencobanya di rumah, caranya pun cukup mudah.

Berikut beberapa bahan dan langkah-langkahnya yang harus disiapkan:'

Minyak jelantah 250 ml
Air 125 ml
Soda api padat 40gr
Wadah pengaduk tahan panas
Masker/face shield
Stik pengaduk

Baca juga: Kisah keluarga 30 Tahun di Jakarta Tak Punya Identitas: Istri Meninggal Pendarahan usai Melahirkan

Baca juga: Berbahaya! Jangan Pernah Lakukan 7 Hal Ini saat Rumah Kebanjiran

Baca juga: 15 Persen Kasus Covid-19 di Depok Menimpa Anak-Anak, KPAI: Jumlahnya Melampaui Angka Nasional

Cara membuat :
Masukkan air ke dalam wadah, Campur soda api, aduk perlahan hingga air dingin kembali.

Kemudian masukkan minyak jelantah sedikit demi sedikit sambil diaduk
Aduk kurang lebih 15 menit hingga kental.

Lalu cetak sesuai bentuk yang diinginkan.

Boleh ditambahkan pewarna alami sesuai selera.

Sebagai tambahan informasi karena mengandung soda api, maka sabun cuci aman digunakan setelah satu bulan untuk menunggu proses pemuaian soda api.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved