Cegah Penyelundupan Narkoba, Lapas Salemba Akan Diperketat
Kepala Kanwilkumham DKI Jakarta, Liberty Sitinjak, hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyelundupan narkoba.
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat
TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwilkumham) DKI Jakarta bakal memperketat pengawasan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Salemba, Jakarta Pusat.
Kepala Kanwilkumham DKI Jakarta, Liberty Sitinjak, hal ini dilakukan guna mengantisipasi penyelundupan narkoba.
"Optimalisasi intelejen lapas, itu yang mau kami kerjakan supaya betul-betul dapat mendeteksi orang-orang yang pantas dicurigai," jelas Sitinjak, sapaannya, saat dikonfirmasi, Rabu (27/1/2021).
Nantinya, Kanwilkumham DKI Jakarta bakal membentuk intelijen khusus guna mengawasi tiap lapas. Tak hanya Lapas Salemba saja.
Kanwilkumham DKI Jakarta akan bertemu dengan Direktorat Jenderal (Dirjen) guna membahas tersebut.
"Ini masih koordinasi lagi, karena tanpa itu kami selalu kebobolan. Ada saja mungkin yang bawa narkoba," ucapnya.
• Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Hujan Abu Terasa Hingga Kabupaten Boyolali
• Jelang HUT Kota Tangerang, Wali Kota Keliling Bagikan Ribuan Sembako
• Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Hujan Abu Terasa Hingga Kabupaten Boyolali
Menyoal banyaknya isu miring ihwal keterlibatan pegawai lapas memasukan barang terlarang ke dalam rumah tahanan dan lapas, Sitinjak membantah.
Sebab, pihak kepolisian beberapa kali mengungkap kasus penyelundupan narkoba di sejumlah rumah tahanan dan lapas.
"Tidak ada pegawai kami yang secara terang-terangan bawa sabu ke dalam lapas," kata Sitinjak.
"Itu bisa saya buktikan dari beberapa anak buah kami yang menjadi narapidana," lanjutnya.
Dia menambahkan, harus memperbaiki pengawasan di tiap lapas.
Baik Lapas Salemba, Lapas Cipinang, dan lainnya.
"Kami akan meningkatkan pengawasan secara ketat. Kami harus memperbaiki diri sendiri," tutup Sitinjak.