Komunitas Sepeda Roda Dua LA 32 Riders, Gelar Sunmori Berbalut Kegiatan Sosial

Komunitas roda dua alumni IISIP Jakarta, LA 32 Riders, kembali menggelar riding minggu pagi alias sunmori

Editor: Wahyu Aji
Komunitas roda dua alumni IISIP Jakarta, LA 32 Riders, kembali menggelar riding minggu pagi alias sunmori (Sunday Morning Ride), Minggu 24 Januari 2020. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Komunitas roda dua alumni IISIP Jakarta, LA 32 Riders, kembali menggelar riding minggu pagi alias sunmori (Sunday Morning Ride), Minggu 24 Januari 2020.

Tidak hanya sunmori, riding kali ini dibalut dengan berbagai kegiatan sosial.

Acara yang berlangsung dari pagi hingga sore ini diikuti 15 sepeda motor dari berbagai model dan merek, dengan rute Situ Cibinong – Citeureup – Cipamingkis - Taman Bunga Nusantara – Puncak – Cisarua - Bogor.

Perjalanan dimulai dari Situ Cibinong tepat pukul 09.00 WIB dengan tujuan ke Pondok Tahfiz Abu Dzar yang berlokasi di Cipamingkis, Sukamakmur, Bogor, Jawa Barat.

Meski diguyur hujan selama perjalanan bukan menjadi kendala berarti  bagi LA 32 Riders, justru perjalanan sejauh 40 km dapat mudah dilibas dengan waktu tempuh 1,5 jam.

Jalur yang dilalui didominasi beragam tanjakan dan turunan khas pegunungan, apalagi kabut yang turun menyelimuti jalan menambah semangat para peserta sunmori untuk memainkan handle gas dan pedal rem secara bergantian.

Irama raungan mesin terdengar bergema silih berganti saat melintasi pinggir lembah.

Komunitas roda dua alumni IISIP Jakarta, LA 32 Riders, kembali menggelar riding minggu pagi alias sunmori (Sunday Morning Ride) Minggu 24 Januari 2020.
Komunitas roda dua alumni IISIP Jakarta, LA 32 Riders, kembali menggelar riding minggu pagi alias sunmori (Sunday Morning Ride) Minggu 24 Januari 2020. (ISTIMEWA)

Tepat pukul 11.30 rombongan LA 32 Riders tiba di pondok Abu Dzar.

Seluruh anggota disambut hangat oleh pemilik pondok, Yunita dan Ustad Firstiawan.

Yang menarik, Yunita adalah alumni IISIP Jakarta angkatan 1995.

Acara dimulai dengan bincang-bincang Ustad Firstiawan bersama rombongan LA 32 Riders.

Ustad menceritakan tentang perjalanan dirinya dengan sang istri, Yunita dalam mendirikan pondok Abu Dzar pada 2020 lalu.

"Pondok ini didirikan atas permintaan dari masyarakat. Banyak masyarakat yang menginginkan adanya pondok yang bisa dijadikan sebagai wadah untuk belajar Al Quran. Akhirnya kami mendirikan pondok Abu Dzar ini," kata Ustaz Firstiawan.

Kegiatan dilanjutkan dengan seremoni penyerahan 33 Al-Quran saku dan 55 sak semen oleh Founder LA 32 Riders, Yusuf Arief kepada pihak pengelola pondok.

Tidak hanya itu, anggota lain juga ada yang menyumbangkan beras hingga penanaman bibit tanaman.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved