Breaking News:

Sudah Teken Mou, Pemkot Targetkan Ratusan Ton Sampah Tangsel Dibuang ke Serang Mulai April

Pemkot Tangsel berencana akan membuang setengah sampah hariannya sebanyak 400 ton ke tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cilowong, Taktakan.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Ilustrasi Petugas mengangkut sampah ke dalam truk. Pemkot Tangsel berencana akan membuang setengah sampah hariannya sebanyak 400 ton ke tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cilowong, Taktakan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) meneken memorandum of understanding (Mou) dengan Pemkot Serang terkait sejumlah sektor, termasuk dalam hal pembuangan sampah

Pemkot Tangsel berencana akan membuang setengah sampah hariannya sebanyak 400 ton ke tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cilowong, Taktakan.

Tangsel sendiri memproduksi sampah 800-1.000 ton sampah setiap harinya. Selama ini seluruh sampah dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Serpong.

Namun kondisi TPA Cipeucang kini sudah penuh bahkan melebihi kapasitas.

Saking penuhnya, pada pertengahan 2020 lalu, dinding pembatas TPA Cipeucang ambruk dan ratusan ton sampah longsor ke Sungai Cisadane. 

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Tangsel, Bambang Noertjahjo, mengatakan, kerja sama pembuangan sampah itu masih dalam proses.

Pihaknya menargetkan paling lama April 2021, segala prosesnya selesai.

"400 ton maksimal perhari, tapi kan tentatif tergantung produksi sampah perhari. Baru MoU ya baru mulai sekitar Maret-April lah, tapi kan kita harus pendalaman segala macam sampai nanti perjanjian kerja sama," ujar Bambang di kawasan Puspiptek, Setu, Tangsel, Kamis (28/1/2021).

Kelak jika kerja sama disetujui semua pihak yang terkait, sebanyak 400 ton akan dibawa menggunakan truk ke Serang setiap harinya.

"Iya, polanya memang begitu. Yg penting cari polanya dulu," kata Bambang. 

Mengutip TribunBanten.com, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Ipiyanto, mengatakan, daya tampung di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cilowong mencapai 2.012 ton.

Kisah Suyadi, Pedagang Kopi Pakai Gerobak dan Tongkat di Jakarta Timur: Pasang Tarif Seikhlasnya

Perempuan Hamil Coba Bunuh Diri di JPO Otista, Langsung Diamankan Petugas, Sang Adik Tak Rela

Menurut Ipiyanto, dalam kerja sama tersebut, Pemkot Tangsel berjanji akan membantu untuk alat penekan jumlah volume persampahan yang ada.

Selain alat pengelola sampah, Tangsel juga menjanjikan kompensasi kepada masyarakat yang berada di kawasan TPAS Cilowong.

"Pemkot Tangsel ada rasa kepedulian penganggaran dan pembiayaan penataan TPAS. Kompensasi dipenuhi oleh Tangsel, yaitu memberikan asuransi, BPJS, penataan lingkungan di sekitar TPAS dan jalur yang dilalui," ucapnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved