Breaking News:

Penggali Makam Khusus Jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus Cipayung Ditambah

mprov DKI kembali menambah jumlah penggali makam khusus jenazah pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus, Kecamatan Cipayung

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana di TPU Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (26/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Pemprov DKI kembali menambah jumlah penggali makam khusus jenazah pasien Covid-19 di TPU Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Bila pekan lalu total penggali makam di TPU Bambu Apus sebanyak 29, hasil perbantuan penyedia jasa lainnya orang perorangan (PJLP) dari sejumlah TPU.

Pengawas Pelaksana Khusus Pemakaman Covid-19 TPU Bambu Apus, Muhaemin mengatakan kini jumlahnya kembali bertambah hingga mencapai 70 orang.

"Ini diperbanyak lantaran setiap harinya jenazah Covid-19 yang dimakamkan di TPU ini terus meningkat. Tanggal 27 lalu sebanyak 52 jenazah dimakamkan dalam sehari," kata Muhaemin saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (29/1/2021).

Padahal saat blok khusus jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus dibuka pada Kamis (21/1/2021) jumlah jenazah yang dimakamkan per hari berkisar belasan.

Penambahan penggali makam karena protokol pemakaman jenazah Covid-19 mengharuskan proses rampung maksimal enam jam dari waktu kematian korban.

"Sebelumnya dalam sehari ada 16 orang penggali makam yang bertugas, sekarang ditambah menjadi 25-30 orang per harinya. Untuk waktu tugas mereka dibagi dalam dua shift kerja," ujarnya.

Dengan adanya penambahan ini diharapkan beban kerja para penggali makam yang rentan terpapar Covid-19 berkurang saat melakukan tugasnya.

Pasalnya selain masalah jumlah liang lahad yang harus disiapkan, Muhaemin menuturkan masalah kontur tanah juga memperberat beban kerja.

"Jika seharusnya satu lubang butuh waktu 1 jam untuk penggalian, karena lahannya banyak batu maka waktunya bisa bertambah antara 30 menit sampai dua jam per lubanngnya,” tuturnya.

Pemprov DKI menyiapkan lahan dengan luas sekitar 3.000 meter persegi di TPU Bambu Apus yang diperkirakan mampu menampung 700 jenazah Covid-19.

TPU Bambu Apus membuka lahan khusus jenazah pasien Covid-19 setelah blok jenazah Covid-19 TPU Pondok Ranggon penuh pada Desember 2020 lalu.

"Penambahan (penggali makam) diambil dari PJLP TPU Pondok Ranggon yang sudah terbiasa menangani pemakaman jenazah Covid-19," lanjut Muhaemin.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved