Viral Oknum PNS Sudin Nakertrans Jaktim Diduga Aniaya Perempuan, Korban Singgung Masalah Pembayaran

tampak pria yang mengenakan pakaian dinas PNS warna cokelat bertengkar dengan perempuan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Tribunnews.com
Ilustrasi Penganiayaan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, KRAMAT JATI - Seorang pria oknum pegawai Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Jakarta Timur diduga melakukan penganiayaan terhadap seorang perempuan.

Dalam video berdurasi 19 detik yang viral di TikTok, tampak pria yang mengenakan pakaian dinas PNS warna cokelat bertengkar dengan perempuan.

Belum diketahui motif pertengkaran dan hubungan pria PNS dengan perempuan yang merekam video, namun PNS tersebut tampak marah saat wajahnya direkam.

Dia tampak berulang kali mencoba menepis tangan perempuan yang memegang handphone, sementara sang perempuan mencoba melawan.

"Enggak usah tepak-tepak (tangan), enggak usah tepak-tepak, sakit, enggak usah tepak-tepak. Jangan tepak-tepak ini handphone gue," kata perempuan tersebut sebagaimana di rekaman video.

Selain mengarahkan kamera handphonenya ke wajah pria PNS, perempuan itu juga mengarahkan sorot kameranya ke kertas surat pernyataan.

Tapi kualitas video membuat kalimat yang tertulis dalam surat pernyataan bertandatangan di atas materai tidak terbaca utuh dan jelas.

Hanya samar terlihat surat mengatur masalah pembayaran uang Rp 30 juta, perempuan dalam video pun menyinggung masalah pembayaran.

"Tanggal 31 Desember (2020) lunas, jangan tepak-tepak, ini handphone gue," ujar perempuan dalam video sembari mempertahankan handphonenya yang berusaha ditepis pria PNS.

Wali Kota Jakarta Timur M Anwar membenarkan pria dalam video berdurasi 19 detik tersebut bertugas di Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur.

Namun dia enggan merinci kejadian dengan alasan pria tersebut bertugas di Sudin Nakertrans, bukan staf langsung pegawai Pemkot Jakarta Timur.

"Ini bukan staf Setko (Sekretaris Kota) Jakarta Timur, tapi staf (Sudin) Nakertrans silakan hubungi Kadis atau inspektorat Provinsi. Kasus sudah di tangan Inspektorat Provinsi (DKI), kata Anwar saat dikonfirmasi, Jumat (29/1/2021).

Sementara Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur Galuh Prasiwi membenarkan kasus yang melibatkan bawahannya kini sudah diusut.

Tapi dia tidak membeberkan motif bawahannya bertengkar dan apa perempuan dalam video merupakan istri, hanya bahwa kasus dalam proses diusut.

"Sudah dimintai keterangan oleh BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Inspektorat Kota juga sudah memanggil. Dan Senin (pekan depan) kami akan lakukan panggilan sesuai surat BKD," ujar Galuh.

Perihal apa pemeriksaan terhadap bawahannya terkait dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan terhadap perempuan di video atau bukan.

Galuh tidak menjawab pasti dugaan pelanggaran jenis apa yang dilakukan, pun apa bawahannya juga dilaporkan ke polisi karena dugaan tindak penganiayaan.

"Kalau kekerasan saya enggak tahu. Tapi info dari yang bersangkutan, yang bersangkutan tidak melakukan kekerasan," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved