Pengendara Motor Terlihat Pucat dan Gemetar saat Polisi Bagikan Masker, Ini Katanya

Terlihat pucat dan gemetar, seorang pengendara motor, Hamdi diberhentikan guna pengecekan kesehatan saat petugas gabungan membagikan masker.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Suharno
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Hamdi, pengendara motor yang diberhentikan lantaran diduga sakit di TL Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur saat pembagian masker, Sabtu (30/1/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, DUREN SAWIT - Terlihat pucat dan gemetar, seorang pengendara motor, Hamdi diberhentikan guna pengecekan kesehatan saat petugas gabungan membagikan masker di Traffic Light Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur.

Pada Sabtu (30/1/2021), petugas gabungan melakukan pembagian masker guna menggaungkan program Jakarta Bermasker yang dicetus oleh Kapolda Metro Jaya.

Jakarta Bermasker sendiri memiliki tujuan untuk meningkatakan kepedulian masyarakat terkait penggunaan masker, serta diharapkan bisa menjadi lifestyle untuk penduduk Jakarta di tengah pandemi.

TONTON JUGA:

Pantauan TribunJakarta.com, kala petugas membagikan masker, Kabag Ops Polres Jakarta Timur AKBP Raden Arif Setiawan terlihat memberhentikan pengendara yang terlihat gemetar.

Hamdi, seperti itulah ia menyembutkan namanya dengan suara yang cukup pelan.

Polisi Buru Penadah Sepeda Motor Hasil Curian di Kemayoran Jakarta Pusat

Warga Jakarta Timur Bakal Dapat Masker Gratis dari Program Jakarta Bermasker

Serupa James Konjongian, Anggota DPRD Tanimbar Berzina dengan Istri Orang: Celana Dalam Jadi Bukti

Pemerintah Bakal Terapkan Pajak Pulsa dan Kartu Perdana, Sri Mulyani: Berlaku 1 Februari 2021

Hamdi menuturkan akan melakukan perjalanan ke daerah Depok, usai berkendara dari kawasan Duren Sawit.

Dengan cekatan, petugas dokpol segera memeriksa tensi darah dan melakukan pengecekan rapid test antibody.

Setelah dipastikan tensi darahnya normal dan non reaktif Covid-19, Hamdi mengatakan belum sarapan.

"Bapak ini gemetar tadi. Masih kuat nggak bawa motor sampai Depok?," tanya Arif.

"Kuat," jawab Hamdi pelan.

"Sudah sarapan? Sudah makan?," lanjut Arif dan beberapa petugas dokpol.

"Belum," sahutnya.

Akhirnya, setelah dipastikan cukup bertenaga, petugas mempersilakan Hamdi melanjutkan perjalanannya.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved