Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Kakak Beradik Dimakamkan Berdampingan, Duka Sang Ayah di Depan Peti: Pulang Kok Seperti Ini
Tangis haru mewarnai pemakaman kakak beradik Suyanto (40) dan Riyanto (32) korban Sriwijaya Air SJ-182. Duka sang ayah di depan peti.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Arti kalimat di atas yaitu anaknya pamit berangkat kerja dalam keadaan rapi tapi pulangnya malah dalam keadaan seperti ini.
Istri dari Riyanto maupun Suyanto juga menangis saat melihat suami mereka meninggal dunia.
Mereka tidak percaya suaminya pergi begitu cepat meninggalkannya.
Suyanto meninggalkan satu orang istri dan satu anak perempuan.
Sementara Riyanto meninggalkan seorang istri dan dua anaknya.
Satu laki-laki dan satu perempuan.
Jenazah Diterbangkan Satu Pesawat
Sekretaris Desa (Sekdes) Katelan, Paidi menjelaskan, rencananya jenazah diberangkatkan dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
"Besok (hari Ini) berangkat dari sana menggunakan pesawat sekitar pukul 06.00 WIB," katanya kemarin.
Lanjut Paidi, pesawat akan mendarat di bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Kemungkinan tiba di bandara YIA pukul 08.00 WIB," papar dia.
Setibanya di bandara YIA, jenazah langsung diantar ke Sragen.
"Dari Jogja ke Sragen menggunakan ambulance. Sampai di Sragen diperkirakan pukul 12.00 WIB," katanya.
Begitu jenazah tiba di rumah duka, rencananya akan langsung dimakamkan.
Menurut dia, adik kandung korban yaitu Suparno yang akan menemani pemulangan jenazah dari Jakarta sampai Sragen.