Aksi TNI Gadungan Mengaku Paspampres hingga Selfie Bawa Airsoft Gun, Bawa Kabur Motor Berujung Dibui

Polres Metro Jakarta Pusat Polisi menangkap KN (39), anggota Paspampres gadungan yang sudah berulang kali melakukan penipuan.

Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Empat pelaku TNI gadungan membawa kabur sepeda motor korbannya, di Jalan Tanah Abang II, Kelurahan Petojo Selatan, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, pada 4 Januari 2021, sekira pukul 13.00 WIB. 

TRIBUNJAKARTA.COM KEMAYORAN - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap KN (39), anggota Paspampres gadungan yang sudah berulang kali melakukan penipuan.

Selain menyita sejumlah atribut TNI, polisi juga menemukan senapan angin atau airsoft gun dari tangan KN.

"Pada saat penggerebekan terhadap tersangka, kami amankan satu pucuk senapan angin airsoft gun," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Burhanuddin, Selasa (2/2/2021).

Menurut Burhanuddin, senapan angin itu selalu dibawa KN setiap melancarkan aksinya berpura-pura menjadi anggota TNI

Modus KN adalah berpura-pura membeli motor yang dijual oleh pemilik di media sosial.

TNI Gadungan Bawa Kabur Motor Korban di Jakarta Pusat, Dijual Lagi Seharga Rp10 Juta

Ngaku Sebagai TNI, Ternyata Penipu yang Pura-pura Ingin Beli Motor, Tapi Dibawa Kabur

Saat akan bertransaksi, KN lalu membawa kabur motor korban.

Kepada polisi, KN mengaku tidak pernah menggunakan senapan anginnya untuk mengancam korban.

Ia hanya menggunakan senapan angin tersebut sebagai aksesoris untuk meyakinkan korban bahwa ia adalah anggota TNI.

"Ini buat gaya-gayaan aja, buat selfie," kata KN saat menjawab pertanyaan Burhanuddin di depan awak media.

Tertangkapnya KN bermula dari salah satu laporan korban.

Korban awalnya berkenalan dengan KN di media sosial untuk melakukan transaksi jual-beli motor di dekat Markas Paspampres di Jalan Tanah Abang II, Gambir, Jakarta Pusat.

"Sebelum transaksi, pelaku berpura-pura menguji coba motornya, lalu rupanya ia kabur membawa motor korban dengan kecepatan tinggi," kata Burhanuddin.

Tiga hari usai korban melapor ke Polsek Metro Gambir, KN pun diringkus di kediamannya di kawasan Cileungsi, Bogor, Jawa Barat.

Namun, motor milik korban rupanya telah terjual ke penadah.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved