Breaking News:

Eks Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin

Di lapas khusus koruptor itu, Emirsyah bakal menjalani hukuman 8 tahun pidana penjara dikurangi masa tahanan

Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik
Suasana di depan Lapas Sukamiskin, Kota Bandung, Jumat (4/5/2018). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Tim Jaksa Eksekutor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjebloskan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Jawa Barat pada Rabu (3/2/2021).

Eksekusi ini dilakukan setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan Emirsyah atas perkara suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia dan perkara pencucian uang.

Dengan demikian, perkara Emirsyah telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

"Tim Jaksa Eksekusi KPK Rabu, 3 Februari 2021 telah melaksanakan eksekusi pidana badan terhadap terpidana Emirsyah Satar berdasarkan Putusan PN Tipikor pada PN Jakarta Pusat 121/Pid.Sus/TPK/2019/PN.Jkt.Pst tanggal 8 Mei 2020 Jo Putusan PN Tipikor pada PT DKI Jakarta Nomor : 19 /Pid.Sus-TPK/2020/PT DKI tanggal 17 Juli 2020 Jo Putusan MA Nomor : 4792 K/Pid.Sus/2020 tanggal 23 Desember 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap dengan cara memasukkannya ke Lapas Sukamiskin," ujer Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya, Jumat (5/2/2021).

Peluang Anies Baswedan Diusung PDIP di Pilkada DKI Bakal Ditentukan Megawati

Pertemuan Prabowo-Anies Pekan Lalu Disebut Tak Bahas Pilkada DKI Jakarta

Pedagang di Pasar Ikan Modern Muara Baru Perkirakan Harga Bandeng Naik Tiga Hari Jelang Imlek

Di lapas khusus koruptor itu, Emirsyah bakal menjalani hukuman 8 tahun pidana penjara dikurangi masa tahanan sebagaimana putusan Pengadilan Tipikor Jakarta yang dikuatkan putusan Pengadilan Tinggi DKI dan MA.

Selain dihukum 8 tahun pidana penjara, Emirsyah Satar juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan serta kewajiban membayar uang pengganti sejumlah 2.117.315,27 dolar Singapura.

"Dengan ketentuan apabila tidak membayar dalam waktu sebulan sesudah putusan Pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap maka harta bendanya akan disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka dipidana penjara selama 2 tahun," kata Ali.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Jebloskan Bekas Dirut PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar ke Lapas Sukamiskin

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved