Breaking News:

Survei: Elektabiitas Prabowo-Anies-Sandi Turun, Ganjar Makin Berkibar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo makin memantapkan diri di puncak elektabilitas calon presiden.

Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Survei Elektabilitas Capres NEW INDONESIA Research & Consulting dilakukan pada 20-31 Januari 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo makin memantapkan diri di puncak elektabilitas calon presiden.

Elektabilitas Ganjar makin jauh meninggalkan Prabowo Subianto, sementara Anies Baswedan dan Sandiaga Uno terus-menerus merosot.

“Elektabilitas Prabowo, Anies, dan Sandiaga Uno anjlok, dan sebaliknya Ganjar Pranowo makin berkibar,” kata Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting Andreas Nuryono dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (7/2/2021).

Pada survei bulan Juni 2020 Prabowo masih memimpin dengan elektabilitas 18,9 persen, disusul Ganjar (17,1 persen), Ridwan Kamil (11,0 persen), Anies (9,8 persen), dan Sandi (8,9 persen).

Ganjar mulai menyalip pada survei bulan Oktober 2020, dengan elektabilitas 17,1 persen, menggeser Prabowo (16,5 persen), disusul RK (12,3 persen), Anies (8,7 persen), dan Sandi (7,4 persen).

Survei terakhir menunjukkan elektabilitas Ganjar mencapai 18,4 persen, sementara Prabowo turun menjadi 15,6 persen.

RK mengalami kenaikan menjadi 13,1 persen, sedangkan Anies turun menjadi 7,3 persen dan Sandi menjadi 6,2 persen.

“Ganjar kini adalah tokoh asal PDIP yang paling moncer, sedangkan tokoh-tokoh asal Gerindra atau yang didukung Gerindra seperti Prabowo, Anies, dan Sandi justru terus melorot, meskipun Prabowo-Sandi bergabung ke dalam pemerintahan,” kata Andreas.

Tokoh-tokoh lainnya adalah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (4,5 persen | 4,2 persen | 4,7 persen), Menteri Sosial Tri Rismaharini (1,6 persen | 1,4 persen | 3,3 persen), dan Ketua Umum Demokrat AHY (2,7 persen | 2,3 persen | 2,5 persen).

Lalu ada Plt Ketua Umum PSI Giring Ganesha (- | 1,8 persen | 2,1 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (1,3 persen | 1,1 persen | 1,5 persen), dan Menko Polhukam Mahfud MD (1,1 persen | 1,0 persen | 1,3 persen).

Kemudian Ketua DPR Puan Maharani (0,8 persen | 0,9 persen | 1,1 persen), Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto (0,5 persen | 0,7 persen | 1,0 persen), dan Kepala KSP Moeldoko (0,2 persen | 0,4 persen | 1,0 persen).

“Elektabilitas capres dan parpol tampak tidak linear, di mana PDIP yang anjlok tetapi tokohnya Ganjar justru melesat, sedangkan Gerindra stagnan dan tokoh-tokohnya makin kehilangan dukungan publik,” kata Andreas.

“Demikian pula dengan Demokrat yang melejit, tetapi tidak dibarengi dengan kenaikan elektabilitas AHY, sebaliknya figur Moeldoko yang disebut-sebut sebagai ancaman di internal Demokrat kini mulai muncul di atas 1 persen,” kata Andreas.

Tokoh-tokoh lainnya masih berada di bawah 1 persen tingkat elektabilitasnya.

Selain itu masih ada responden yang menyatakan tidak tahu/tidak menjawab, yaitu sebesar 17,8 persen.

Survei NEW INDONESIA Research & Consulting dilakukan pada 20-31 Januari 2021, dengan sambungan telepon kepada 1200 orang responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019.

Margin of error ±2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved