Banjir Setinggi 1,5 Meter di Teluk Pucung Bekasi Utara, Keluarga Opung Menolak Dievakuasi
Ratusan warga terdampak akibat banjir limpasan Kali Bekasi ini, mereka terbagi atas dua RT yakni, RT06 dan RT07 RW02 Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi
Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar
TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Banjir merendam perumahan warga di Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (8/2/2021).
Banjir merupakan limpasan Kali Bekasi, meluap hingga merendam pemukiman warga setinggi 1,5 meter.
Ratusan warga terdampak akibat banjir limpasan Kali Bekasi ini, mereka terbagi atas dua RT yakni, RT06 dan RT07 RW02 Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara.
Ketua RT07 Paiman mengatakan, terdapat beberapa warga yang memilih tidak mengungsi akibat banjir kali ini.
"Ada yang mengungsi ada yang memilih tetap tinggal, yang tidak mengungsi memilih tinggal di lantai dua rumahnya," kata Paiman.
Salah satunya kata dia, keluarga Opung yang merupakan warganya, di sana terdapat lansia dan anak kecil yang enggan dievakuasi.
"Ada satu keluarga enggak mau mengungsi, dia memilih tinggal di lantai dua aja, setiap banjir emang dia enggak pernah mau dievakuasi," ucapnya.
Keluarga Opung memiliki empat anggota keluarga, seluruhnya merupakan wanita. Kepala keluargnya kerja di luar kota dan jarang pulang ke rumah.
"Perempuan semua, anaknya dua masih SD, lalu ibu dan neneknya udah lansia," terangnya.
Menurut Paiman, keluarga Opung tidak memiliki alasan pasti mengapa tidak mau dievakuasi.
Padahal, warga lain yang sama-sama terdampak banjir memilih mengungsi di rumah saudara atau di musala terdekat.
• Isu Kudeta Dinilai Mampu Naikkan Elektabilitas Partai Demokrat Hingga 2 Persen
• Gugus Tugas Pantau Warga Bidara Cina yang Isolasi Mandiri di Rumah Saat Banjir
• Penampakan Akses Jalan Utama Tambun Utara Lumpuh Terendam Banjir Luapan Kali Bekasi
"Enggak tahu kenapa enggak mau mengungsi, tapi kita tetap pantau logistiknya sama BPBD juga dibantu untuk diawasi ketika dia mau dievakuasi sudah siap," terangnya.
Adapun TribunJakarta.com sempat melihat langsung kondisi keluarga Opung yang enggak dievakuasi, mereka bertahan di lantai dua rumah.
Ketika ditanya, seorang anggota keluarga Opung memilih menetap lantaran merasa masih aman di lantai dua rumah.