BPBD Tangerang Pastikan Pabrik Indofood yang Terbakar Bukan Tempat Produksi Mie
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin, memastikan pabrik yang terbakar bukan bagian produksi mie
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Kebakaran terjadi di pabrik PT Indofood di Desa Bitung, Cikupa, Kabupaten Tangerang, menggegerkan warga, pada Senin (8/2/2021).
Banyak warga merekam kobaran api dan kepulan asap yang terlihat dari berbagai penjuru wilayah di sekitarnya.
Video tersebut pun diunggah ke media sosial dan menimbulkan banyak reaksi.
Sejumlah netizen mengaitkan kebakaran pabrik Indofood itu dengan produk termasyhurnya, Indomie.
Mereka khawatir pabrik yang terbakar itu memproduksi mie.
"Siap-siap anak kos Indomie langka," tulis akun Instagram @yudiwah2709 pada postingan akun @infotangerang.id.
"Produksi apa ya? Mie?" tulis @arfeninabila di unggahan akun Instagram @abouttng.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin, memastikan pabrik yang terbakar bukan bagian produksi mie, melainkan kemasannya.
"Jadi itu pabrik Indofood bukan memproduksi Indomienya bukan, tapi kemasannya," ujar Kosrudin saat dikonfirmasi.
• Petugas Damkar Jakarta Timur Evakuasi 66 Warga Korban Banjir dari 2 Kecamatan
• Kapolri Beri Sinyal Izinkan Kembali Kegiatan Olahraga di Tengah Pandemi Covid-19, Termasuk Liga 1?
• Banjir Setinggi 1,5 Meter di Teluk Pucung Bekasi Utara, Keluarga Opung Menolak Dievakuasi
Sebanyak 20 petugas pemadam dan empat unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi
"Tadi kami mendapat panggilan sekira jam 14.00 WIB dan sekarang jam 15.00 WIB, kurang lebih satu jam kita melakukan pemadaman," ujarnya.
Sejumlah bahan kimia seperti cat dan tiner yang berada di gedung tersebut membuat api mudah membesar. Bahkan beberapa ledakan sempat terjadi.
"Bagian gudang penyimpanan semacam tiner, zat kimia gitu ya. Semacam tiner, cat, yang gitu-gitu," kata Kosrudin.
"Itu kan mereka di dalamnya kimia yang dikaleng-kaleng ya, ketika terjadi kebakar itu meledak, 'dum dum'. Tapi enggak terlalu berbahaya ledakannya," tambahnya.
Saat ini sijago merah berhasil dijinakkan dan proses pendinginan pun sudah rampung dilakukan.
Kosrudin masih belum mengetahui penyebab kebakaran hebat itu.
"Penyebab belum kita ketahui, mungkin Polsek itu ya," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/pabrik-kemasan-indofood-terbakar.jpg)