Arus Kali Krukut Deras, Perahu Karet Tim Damkar Terbalik saat Cari Bocah Tenggelam
Pencarian Arka, bocah sembilan tahun yang terseret arus di Kali Krukut dilanjut, perahu karet yang ditumpangi petugas terbalik karena arus deras.
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Pencarian Arka, bocah sembilan tahum yang terseret arus di Kali Krukut, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, terkendala arus yang cukup deras.
Bahkan, arus deras di Kali Krukut membuat perahu karet yang ditumpangi petugas terbalik.
"Arus itu memang cukup deras. Sempat tadi jam 10.30 terbalik perahu karet kita. Itu waktu penyusuran. Arusnya kencang, mutar," kata Kepala Sektor II Kebayoran Baru Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Sartono, saat dikonfirmasi, Selasa (9/2/2021).
Perahu karet itu terbalik sekitar 1,5 kilometer dari lokasi tenggelamnya Arka di Jalan Haji Naim III B, Gang Koba, RT 10/RW 06, Cipete Utara.
Meski demikian, Sartono menyebut hal itu biasa dialami petugas dalam proses evakuasi. Ia memastikan tidak anggotanya yang terluka akibat kejadian tersebut.
"Tapi nggak apa-apa, biasa. Anggota tidak ada yang terluka," ujar dia.
Upaya pencarian oleh petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan belum membuahkan hasil hingga Selasa (9/2/2021) sore.
• Abu Janda dan Natalius Pigai Damai, Pajang Foto Bersama, Ketua KNPI: Aneh, Keributan Bahan Dagelan
• Petugas Damkar Susuri Kali Krukut Sejauh 3 Km Cari Bocah Tenggelam, Warga Panggil Paranormal
"Sampai sekarang belum berhasil ditemukan. Mulai pencarian tadi jam 09.30 sampai 17.00 WIB," ucap Sartono.
Pencarian korban dilakukan dengan menyusuri Kali Krukut menggunakan dua perahu karet.
Sartono mengatakan, petugas menyisir Kali Krukut hingga sejauh 3 Kilometer dari lokasi kejadian.
"Itu dari TKP di RW 06 Cipete Utara, itu ke Jembatan Philip. Jauh lah, sekitar 3 Kilometer lebih," ujar dia.
Warga setempat juga sempat mendatangkan paranormal dalam proses pencarian korban.
• Perselingkuhan James Konjongian dan Angel Sepang, Michaela Paruntu Memaafkan Meski Labrak 3 Kali
"Masyarakat sana masih percaya (korban) ada di situ, di lokasi kejadian. Ya maklum pakai paranormal segala. Tapi kita tetap cari lah," kata Sartono.
Pencarian bocah berusia sembilan tahun yang hanyut terseret arus ini akan dilanjutkan pada Rabu (10/2/2021).
Peristiwa ini bermula ketika Arka bersama ketiga rekannya yakni Bayu, Revan, dan Revi tengah bermain pinggir Kali Krukut.
Saat itu keempatnya hendak mencari cacing. Itu pengalaman pertama Arka mencari cacing di pinggir kali, tapi tidak dengan ketiga temannya.
"Saya sudah sering, kalau Arka baru pertama kali," kata Bayu, teman bermain Arka di pinggir kali, saat ditemui di lokasi, Senin (8/2/2021).
Ketika sedang asyik mencari cacing, tiba-tiba Arka ingin buang air besar (BAB). Saat itu lah korban terpeleset dan tercebur ke kali.
• 216 Warga RW 05 Sunter Agung Positif Terpapar Covid-19 Selama Pandemi
"Kebetulan yang bersangkutan kebelet buang air besar. Nah pada saat buang air besar itu posisinya nggak pas dan terpeleset terbawa arus," ujar Camat Kebayoran Baru Tomy Fudihartono.
Korban tenggelam lantaran tidak bisa berenang. Ia sempat ditolong oleh Bayu, namun gagal karena arus yang terlalu deras.
"Temannya sudah mencoba menyelamatkan. Tapi karena badannya (Bayu) kecil, jadi korban terbawa arus," ucap Tomy.
Menurutnya, curah hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi sehingga membuat volume air di Kali Krukut meningkat.
Panggil Paranormal
Bocah berusia sembilan tahun bernama Arka yang hanyut terseret arus di Kali Krukut di terseret arus Kali Krukut di Jalan Haji Naim III B, Gang Koba, RT 10/RW 06, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan belum ditemukan.
Upaya pencarian oleh petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan belum membuahkan hasil hingga Selasa (9/2/2021) sore.
"Sampai sekarang belum berhasil ditemukan. Mulai pencarian tadi jam 09.30 sampai 17.00 WIB," ujar Kepala Sektor II Kebayoran Baru Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Sartono, saat dikonfirmasi.
• Bocah 9 Tahun Hanyut Terseret Arus, Camat Ungkap Cerita Mitos di Kali Krukut Kebayoran Baru
Pencarian korban dilakukan dengan menyusuri Kali Krukut menggunakan dua perahu karet.
Sartono mengatakan, petugas menyisir Kali Krukut hingga sejauh 3 Kilometer dari lokasi kejadian.
"Itu dari TKP di RW 06 Cipete Utara, itu ke Jembatan Philip. Jauh lah, sekitar 3 Kilometer lebih," ujar dia.
Warga setempat juga sempat mendatangkan paranormal dalam proses pencarian korban.
"Masyarakat sana masih percaya (korban) ada di situ, di lokasi kejadian. Ya maklum pakai paranormal segala. Tapi kita tetap cari lah," ucap Sartono.
Peristiwa ini bermula ketika Arka bersama ketiga rekannya yakni Bayu, Revan, dan Revi tengah bermain pinggir Kali Krukut.
Saat itu keempatnya hendak mencari cacing. Itu pengalaman pertama Arka mencari cacing di pinggir kali, tapi tidak dengan ketiga temannya.
"Saya sudah sering, kalau Arka baru pertama kali," kata Bayu, teman bermain Arka di pinggir kali, saat ditemui di lokasi, Senin (8/2/2021).
Ketika sedang asyik mencari cacing, tiba-tiba Arka ingin buang air besar (BAB). Saat itu lah korban terpeleset dan tercebur ke kali.
"Kebetulan yang bersangkutan kebelet buang air besar. Nah pada saat buang air besar itu posisinya nggak pas dan terpeleset terbawa arus," ujar Camat Kebayoran Baru Tomy Fudihartono.
• Perselingkuhan James Konjongian dan Angel Sepang, Michaela Paruntu Memaafkan Meski Labrak 3 Kali
• Abu Janda dan Natalius Pigai Damai, Pajang Foto Bersama, Ketua KNPI: Aneh, Keributan Bahan Dagelan
• Terungkap Alasan Ridho Rhoma Konsumsi Pil Ekstasi, Polisi: Hanya Untuk Senang-Senang
Korban tenggelam lantaran tidak bisa berenang. Ia sempat ditolong oleh Bayu, namun gagal karena arus yang terlalu deras.
"Temannya sudah mencoba menyelamatkan. Tapi karena badannya (Bayu) kecil, jadi korban terbawa arus," ucap Tomy.
Menurutnya, curah hujan dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi sehingga membuat volume air di Kali Krukut naik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/susuri-kali-krukut-cari-jasad-bocah.jpg)