Breaking News:

Dua Anggota Sudin SDA Jakarta Timur Dianiaya Warga Saat Bertugas: Mobil Pelaku Terhalang

2 Anggota Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur jadi korban penganiayaan seorang warga Kelurahan Bidara Cina

Tangkapan layar rekaman CCTV
Dua anggota Sudin SDA Jakarta Timur dianiaya seorang warga, Selasa (9/2/2021 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Anggota Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur jadi korban penganiayaan seorang warga Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara.

Kasatpel SDA Kecamatan Jatinegara Robi Triawan mengatakan dua anggotanya dianiaya seorang pria pada Senin (8/2/2021) sekira pukul 17.00 WIB.

"Korbannya Satgas Sudin SDA. Barusan dapat info terbaru, korban yang dipukuli namanya Ipan (sopir) mengalami luka memar di wajah," kata Robi di Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021).

Penganiayaan berawal saat anggota Sudin SDA Jakarta Timur hendak menurunkan pompa mobile untuk menyedot debit air dari permukiman warga ke Kali Ciliwung.

Kala mobil operasional Sudin SDA berhenti di Jalan Inspeksi Kali Ciliwung, Kelurahan Bidara Cina seorang pria datang mengeluhkan keberadaan mobil.

"Ada warga buru-buru mau keluar bawa mobil karena ada keluarganya yang sakit. Karena terhalang mobil SDA mereka marah dan memukul korban (anggota SDA)," ujarnya.

Kasus penganiayaan yang dilakukan seorang pria berusia sekitar 30 tahun tersebut tersorot kamera CCTV rumah warga di Jalan Inspeksi Kali Ciliwung.

Dalam rekaman tersebut tampak pelaku menghampiri anggota Sudin SDA yang bertugas jadi sopir lalu mendorong tubuh korban ke bagian tempat duduk.

Tidak hanya mendorong dada korban sebanyak dua kali ke bagian tempat duduk, pelaku juga memukul wajah anggota Sudin SDA lain yang berada di luar mobil.

Celine Evangelista Sebut Masalah Rumah Tangga Sebagai Itu Aib: Semoga Ada Jalan Keluar

Di Depan Jokowi, Anies Baswedan Pamer Jakarta Keluar dari 10 Besar Kota Termacet di Dunia

Pemkot Jakarta Pusat Larang Warga Menaruh Barang di Atas Wadah Saluran Air

Meski dianiaya dua anggota Sudin SDA Jakarta Timur yang jadi korban tak membalas, mereka tetap melanjutkan tugas menurunkan pompa mobile.

"Kemarin sudah dilaporkan ke polisi dan pelaku sudah minta maaf. Katanya pelaku sudah minta maaf ke korbannya. Setelah mengantar saudaranya yang sakit, pelaku mendatangi korban di lokasi kejadian untuk meminta maaf," tutur Robi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved