Banjir Mengancam, Pemkot Tangerang Minta Seluruh Perusahaan Buat Sumur Resapan
Sachrudin mengajak seluruh pelaku usaha di Tangerang agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar untuk dapat meminimalisasi kerusakan lingkungan.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup menyelenggarakan webinar Pengelolaan Lingkungan Hidup yang berlokasi di Gedung Pusat Pemkot Tangerang pada, Rabu (10/2/2021).
Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin yang memimpin webinar tersebut.
Sachrudin mengajak seluruh pelaku usaha di Tangerang agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar untuk dapat meminimalisasi kerusakan lingkungan yang mungkin terjadi.
Terlebih, saat ini sejumlah titik di Tangerang tengah terancam banjir akibat intensitas hujan tinggi dan debit air sungai yang deras.
"Banyak cara yang dapat kita ambil dalam mengelola dan merawat lingkungan sekitar kita, salah satunya dengan membuat sumur resapan yang bisa menjadi tempat konservasi air," kata Sachrudin dalam keterangan resminya.
Setidaknya sumur resapan bisa dibuat di sekitar perusahaan agar memberi manfaat pada warga sekitarnya.
"Kali ini kami fokus pada penanganan pengelolaan lingkungan disekitar lokasi perusahaan yang ada di Kota Tangerang," imbuh Sachrudin.
Menurutnya, penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) bisa menjadi solusi.
"Saya harap para pelaku usaha dapat meningkatkan upaya pengelolaan lingkungan dengan membuat sumur resapan dan mengalokasikan dana CSR perusahaan untuk pengelolaan lingkungan dengan mendukung berbagai program Pemkot Tangerang salah satunya kampung iklim," kata Sachrudin.