Breaking News:

Imlek di Masa Pandemi, Politisi Tionghoa Asal PKB Ajak Jaga Silaturahmi Walau Jarak Jauh

Politikus Tionghoa asal PKB, Daniel Johan terus mengajak warga yang akan melaksanakan Tahun Baru Imlek 2572 dapat terus menjaga silaturahmi.

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Imlek di Masa Pandemi, Politisi Tionghoa Asal PKB Ajak Jaga Silaturahmi Walau Jarak Jauh
Istimewa/Dokumentasi Pribadi
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua DPP PKB Daniel Johan

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Politikus Tionghoa asal PKB, Daniel Johan terus mengajak warga yang akan melaksanakan Tahun Baru Imlek 2572 dapat terus menjaga silaturahmi.

Walaupun, kata anggota DPR RI dapil Kalbar 1 ini, silaturahmi terus mesti dilaksanakan dengan komunikasi jarak jauh mengingat masa Pandemi Covid-19.

"Agar kita bisa melalui masa-masa pandemik ini dengan baik, agar penularan tidak semakin massif, mari selama imlek kita saling silaturahmi melalui jalur komunikasi jarak jauh, tetap mematuhi protokol covid, dan berdoa agar covid segera berakhir," kata Daniel dalam keterangan tertulis, Jumat (12/2/2021).

Lebih lanjut, ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat terutama masyarakat Tionghoa dapat terus saling menolong dimasa pandemi ini.

"Selamat imlek bagi segenap warga yang merayakan, agar kita saling mendoakan di tengah kehidupan yang semakin sulit akibat pandemik, yang utama kita tetap sehat bersama keluarga, dan saling tolong menolong sesama warga," harapnya.

Diketahui, Gus Dur dan PKB merupakan pencetus sejarah Imlek di Indonesia.

Saat menjadi Presiden RI, Gus Dur mencabut Inpres No. 14/1967 karena bertentangan dengan UUD 1945.

Sebelum dicabut, Inpres tersebut selama puluhan tahun mengekang warga Tionghoa sehingga tak bisa bebas melaksanakan budayanya termasuk merayakan Imlek dan Cap Go Meh secara terbuka.

Tahun Baru Imlek 2572, Simak Peruntungan Shio Kamu Hari Ini Jumat 12 Februari 2021

Plh Wali Kota Jakarta Pusat Imbau Tiap Camat Awasi Protokol Kesehatan saat Hari Raya Imlek 

Setelah mencabutnya, Gus Dur menerbitkan Keppres No. 6/2000 yang menjamin warga Tionghoa dapat menjalankan kegiatan keagamaan, kepercayaan, dan adat istiadatnya secara terbuka.

“Cak Imin dan PKB mengucapkan selamat Imlek, gong ci fa chai, kita terus jaga persaudaraan dan solidaritas, Imlek telah menjadi bagian utuh dalam sejarah PKB,” katanya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved