Sendal Tertinggal, Pelaku Pembunuhan dan Pemerkosaan di Semak-Semak Berhasil Diungkap Polisi

Polisi mengungkap pembunuhan dan pemerkosaan di Semak-semak di Banten dari petunjuk sendal

Editor: Erik Sinaga
KOMPAS.com/RASYID RIDHO
Ar (24) pemuda pengangguran pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap penjual sayur di Serang, Banten 

TRIBUNJAKARTA.COM, SERANG- Bermodal sendal yang tertinggal, kasus pembunuhan dan pemerkosaan di semak-semak di Serang, Banten, terungkap.

Perbuatan keji dilakukan oleh seorang pemuda pengangguran inisal Ar (24)  warga Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Ar tega membunuh lalu memperkosa jenazah korbannya seorang penjual sayuran Marsah (46) yang tidak dikenalnya pada 9 Februari 2021 pukul 05.00 WIB.

Pesta miras

Kasus tersebut berawal saat Ar pesta minuman keras (miras) bersama rekannya pada hari Senin 8 Februari 2021 pada pukul 15.00 WIB hingga Selasa 9 Februari 2021 dini hari.

Mereka pesta miras di sebuah gubuk di Kampung Kayu Areng, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Serang.

"Dia minum-minum di gubuk sampai mabuk, setelah mereka minum teman-temannya pulang," kata Kapolres Serang AKBP Mariyono kepada wartawan, Jumat (12/2/2021).

Rencananya, pelaku dengan rekannya inisial S pada pukul 04.00 WIB akan membeli minuman keras lagi.

Ternyata, warung yang menjual miras tutup. Sehingga pelaku bersama rekannya pulang kerumah masing-masing.

Namun di dalam perjalanan pulang, pelaku memutuskan turun dari motor yang dikendarai rekannya karena jalan rusak.

"Temannya itu melanjutkan perjalanan, sedangkan pelaku turun dan lanjut jalan kaki," ujar Mariyono.

Sengaja adang korban

Saat berjalan kaki, Ar melihat dari kejauhan ada korban yang mengendarai motor Honda Genio nomor polisi A 5424 EN hendak ke pasar belanja sayuran.

Pelaku pun bersembunyi di semak-semak, lalu menyergap korbannya.

"Karena dilokasi jalannya rusak, korban mengendarai motornya pelan-pelan lalu dihadang oleh pelaku," kata Mariyono.

Korban pun jatuh dari motornya, pelaku menyeret ke pinggir jalan lalu mendekap dan mencekik lehernya.

Memperkosa jenazah korban

Saat itu, korban sempat meminta tolong untuk melepaskannya karena masih memiliki anak untuk dinafkahi.

Namun permintaan itu tidak digubris oleh pelaku hingga korban pun tewas.

Saat mengetahui korban tewas pelaku memperkosa jenazahnya hingga puas.

Lalu, pelaku kembali menarik tubuh korban dengan niatan membuang pelaku ke aliran sungai kecil di dekat lokasi.

Baca juga: Pemprov DKI Bantah Hentikan Normalisasi Sungai

Baca juga: Libur Imlek 2021, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Alami Kenaikan 15 Persen

Baca juga: Sosok Remaja Asal Tangerang yang Viral Azankan Jenazah Ayahnya, Tangis Pecah Tak Kuasa Tahan Sedih

Pelaku pun langsung melarikan diri hingga berhasil diamankan setelah tim Resmob Polres Serang melakukan pengejaran selama 3x24 jam.

Terungkapnya kasus pembunuhan dan pemerkosaan setelah petugas menemukan sendal pelaku yang tertinggal dilokasi lalu.

"Kita berhasil amankan ditempat persembunyian pelaku," kata Mariyono.

Kini, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahan serta dijerat pasal 338 KUHPidana tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara.

Berita ini telah tayang di Kompas.com berjudul:

Pesta Tuak Berujung Maut, Penjual Sayur Dibunuh Pemuda Pengangguran, Jenazahnya Diperkosa

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved