Breaking News:

Besok Valentine, Penjualan Bunga di Tangerang Selatan Naik 40 Persen

pengurus BJF sekaligus pemilik Saana Florist, mengatakan, peningkatan penjualan mencapai 40% dari hari-hari biasa.

TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Toko bunga Bintaro Jaya Florist (BJF), Pondok Aren, mengalami peningkatan penjualan, Sabtu (13/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK AREN - Jelang hari Valentine, penjualan bunga di Tangerang Selatan (Tangsel), tepatnya di Bintaro Jaya Florist (BJF), Pondok Aren, mengalami peningkatan, Sabtu (13/2/2021).

Ferry Hidayat (51), pengurus BJF sekaligus pemilik Saana Florist, mengatakan, peningkatan penjualan mencapai 40% dari hari-hari biasa. 

"Kalau untuk peningkatan sekarang selama pandemi, memang ada peningkatan, dari sehari-hari biasa. Ya sekitar 40% dari hari-harii biasa," ujar Ferry di lokasi.

Toko bunga Bintaro Jaya Florist (BJF), Pondok Aren, mengalami peningkatan penjualan, Sabtu (13/2/2021).
Toko bunga Bintaro Jaya Florist (BJF), Pondok Aren, mengalami peningkatan penjualan, Sabtu (13/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

Baca juga: Dikbud DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Gajinya Mulai Rp 5 Juta-Rp10 Juta Cek Syarat dan Cara Daftar

Baca juga: Pakai Kalung Pelanggar PPKM, Ini Wajah Seorang Pengendara Moge Dikawal Polisi ke Puncak Lolos Gage

Ferry menuturkan, pada momen kasih sayang itu, bunga yang dibeli cenderung beragam namun yang terbanyak adalah mawar.

Untuk harga sendiri, mengalami kenaikan jika dibandingkan hari-hari biasa.

Setangkai mawar pada hari biasa hanya Rp 20 ribu.

Namun saat momen valentine seperti ini harganya menjadi Rp 25 ribu. 

"Kalau harga di sini atandard. Kalau biasa Rp 20 paling sekarang Rp 25 per kuntum."

"Tapi ada plus, pikok, jadi itungannya sama. Biasanya Rp 20 ribu, sekarang dibungkus tisu plastik ditambah pikok, ada daya tariknya," katanya.

Hal yang sama diutarakan Agus (32), pemilik Arya Florist di BJF.

Arya mengatakan, peningkayan penjualan ada, namun tidak sebesar sebelum pandemi Covid-19. 

"Kalau peningkatan pasti ada. Itu yang masih menjadi pertanyaan. Ada sih tapi enggak sebanyak kemarin. Itu 30 40 persenan itu dibandingin hari biasa," kata Agus.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved