Breaking News:

Prostitusi Ala Kosan di Depok, Pintu Digedor Teman Sekamar: Buruan, Pelanggan Gue Datang

Ada prostitusi ala kosan di Depok. Karena dipakai bergantian, kerap terdengar pintu digedor teman sekamar yang ingin pakai kamar yang sama.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Y Gustaman
Tribunnews.com
Ilustrasi prostitusi. Di Depok, ada prostitusi ala kosan. Satu kamar dipakai bergantian oleh para wanita untuk menjamu pelanggannya. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Murah meriah, bisa jadi itu alasan bagi sejumlah Leida dan teman-temannya membuka bisnis prostitusi ala anak kosan di Depok.

Leida bukan, nama sebenarnya, bersama dua temannnya patungan menyewa kontrakan dua kamar di bilangan Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo.

Di sanalah mereka melayani tamunya. Tepatnya di salah satu kamar berukuran 4x4 meter.

Setahun menjalani bisnis prostitusi ini, gadis 18 tahun ini bercerita harus berbagi kamar dengan teman-temannya jika ada pelanggan datang.

Dalam obrolan dengan TribunJakarta.com pada Senin (16/2/2021) malam, tepat satu jam setelah melayani tamu Leida harus bergegas keluar kamar. 

Baca juga: Buat Raffi Ahmad Terpesona, Penampilan Baru Nagita Slavina Disorot Mama Rieta: Kayak Puber Ya Gue?

Apalagi jika sudah terdengar ketukan. Itu artinya satu dari dua temannya yang menunggu di luar sudah mendapatkan tamu dan akan menggunakan kamar yang sama.

"Buruan, pelanggan gue sudah datang nih. Jangan lama-lama," begitu ucapan yang selalu terdengar di antara mereka.

Keluar dari sana sudah menerima uang, Leida menawarkan pelanggannya untuk sekedar rehat untuk mengajaknya basa-basi, menyoal apa saja.

Kontrakan tempat Leida dan dua temannya yang menjalani bisnis serupa nyempil, terhimpit tembok tetangga kanan kirinya.

Baca juga: Survei Median Sebut Kinerja Anies Baswedan Memuaskan, PDIP: Tak Sesuai Fakta di Lapangan

Baca juga: Tak Dengar Nasihat Suami, Wanita Ini Meninggal 20 Menit Setelah Berhubungan dengan Kakek 66 Tahun

Baca juga: Viral Video Anjing Kejar-Kejar Pocong Saat Tengah Malam, Lonca-Loncat Saat Digonggong

Leida bukan warga Depok asli. Gadis berambut sebahu, berkulit cokelat, berwajah tirus, setinggi kurang lebih 165 sentimeter ini perantau dari Riau.

Saban kali selesai melayani satu tamunya, Leida harus mandi untuk menjemput tamu lain yang memakai jasanya. 

"Baru setahun, diajak teman sih awalnya," cerita Leida.

Baca juga: Jelang Pernikahan, Lesty & Rizky Billar Sudah Siapkan Nama untuk Anak: Perempuan Harus Ada Kejoranya

Ia dan teman-temannya biasa menjaring pelanggan melalui aplikasi MiChat.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved