Breaking News:

Pilkada Kota Tangsel

Gugatan Pilkada Tangsel Ditolak MK, Rahayu Saraswati Beri Respons Begini

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu mengatakan, sang calon wali kota dan kuasa hukum yang berhak memberi tanggapan. 

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Muhammad Zulfikar
Jaisy / Tribun Jakarta
Rahayu Saraswati di Mapolres Tangsel, Selasa (10/11/2020). Gugatan Pilkada Tangsel Ditolak MK, Rahayu Saraswati Beri Respons Begini 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Pasangan calon (paslon) nomor urut 1, Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, enggan mengomentari hasil putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel), hari ini, Rabu (17/2/2021).

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, Muhamad-Saraswati mengajukan gugatan ke MK.

Pasangan calon (paslon) 1 memperkarakan proses Pilkada Tangsel yang sudah sampai tahap pleno rekapitulasi suara oleh KPU Tangsel, dengan dalil terjadi kecurangan terstruktur, sistematis dan masif.

Pada pleno tersebut, KPU menetapkan paslon 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan memperoleh suara terbanyak. 

Namun, setelah dua kali sidang, MK menolak gugatan Muhamad-Saraswati lantaran tidak memenuhi syarat Undang-Undang nomor 10 tahun 2016, pasal 158 ayat 2 huruf d.

Rahayu Saraswati menyerahkan tanggapan terkait sidang putusan MK itu kepada Muhamad dan tim kuasa hukum.

"Saya serahkan kepada Pak Muhamad untuk memberikan tanggapan dan tim kuasa hukum," kata Saraswati melalui aplikasi pesan singkat.

Baca juga: Pengemis Cabuli Bocah Perempuan di Koja, Polisi Imbau Orangtua Perketat Pengawasan

Baca juga: Wakil Gubernur DKI Minta Warga Melapor Bila Ada Pemotongan Bansos Tunai Covid-19

Baca juga: 302 Kilogram Sabu Dimusnahkan Sat Narkoba Polrestro Depok

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu mengatakan, sang calon wali kota dan kuasa hukum yang berhak memberi tanggapan. 

"Oh bukan enggan (berkomentar) tapi memang ini porsinya Pak Muhamad dan tim kuasa hukum," ujarnya.

Sementara, Muhamad bungkam saat dihubungi melalui sambungan telepon ataupun aplikasi pesan singkat. 

TribunJakarta.com jugamencoba menghubungi salah satu Kuasa Hukum Muhamad-Saraswati, Astarudin Purba, namun Wakil Ketua DPD PDIP Banten Divisi Hukum dan Advokasi itu tidak menanggapi.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved